Pasca Dilantik Anggota DPRD, Junajah Jajah Bakal Dorong Program Saba Desa

Senin, 5 Agustus 2024 - 19:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Setelah resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi periode 2024-2029, H. Junajah Jajah Nurdiansyah langsung mengemukakan visinya untuk fokus pada pengembangan desa-desa di daerah pemilihannya (Dapil 1).

Pengembangan tersebut melalui program unggulannya, Saba Desa. Program ini bertujuan untuk mendekatkan anggota DPRD dengan masyarakat desa, terutama desa-desa yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.

“Langkah awal tentu kita harus bekerja, ini adalah bagian dari komitmen kita sebagai wakil rakyat. Kita harus segera action, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan di Sukabumi. Fokus kita bukan hanya pada partai, tapi bagaimana kita bisa benar-benar mewakili rakyat, khususnya di Dapil 1,” ujar junajah, Senin (5/8/2024) .

Junajah yang sebelumnya memiliki pengalamannya sebagai kepala desa memahami kebutuhan masyarakat terutama di desa-desa terpinggirkan yang sering kali luput dari perhatian.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi desa-desa di Dapil 1, yang meliputi enam kecamatan, banyak yang masih memerlukan bantuan dan perhatian khusus, terutama dalam hal infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.

“Pengalaman saya di desa memberikan pemahaman mendalam tentang kebutuhan yang ada di desa, terutama yang terpinggirkan. Di Dapil 1 ini, banyak desa yang masih tertinggal, terutama yang berada di sekitar perkebunan yang sudah habis masa Hak Guna Usaha (HGU)-nya. Ini yang akan menjadi fokus utama saya,” jelasnya.

Junajah juga menyatakan keinginannya untuk ditempatkan di Komisi 1 DPRD yang membidangi pemerintahan desa. Menurutnya, berada di komisi tersebut akan memungkinkannya untuk lebih efektif dalam mengimplementasikan program-program yang langsung menyentuh masyarakat desa.

“Kalau saya berada di Komisi 1, tentu akan lebih mudah untuk turun ke desa-desa dan menjalankan program Saba Desa ini. Program ini tidak hanya tentang kunjungan, tapi juga bagaimana menggali potensi desa yang belum tergarap dengan baik. Saya ingin melanjutkan dan memperbaiki apa yang sudah dikerjakan oleh anggota DPRD sebelumnya,” tambahnya.

Program Saba Desa yang diusung oleh Junajah merupakan inisiatif untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi desa yang selama ini belum tergarap maksimal. Dengan turun langsung ke lapangan, Junajah berharap dapat menemukan solusi untuk berbagai permasalahan yang dihadapi oleh desa-desa di Dapil 1, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi.

“Desa-desa ini punya potensi besar, tapi banyak yang belum tergarap dengan baik. Dengan Saba Desa, kita akan mengajak semua pihak untuk saling bahu-membahu. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk media,” ujarnya.

Junajah berharap program Saba Desa dapat menjadi model pembangunan desa yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Sukabumi. Ia juga mengajak rekan-rekan di DPRD dan pihak terkait lainnya untuk bersama-sama merealisasikan program ini demi kemajuan Sukabumi.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Saya percaya, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, kita bisa membawa perubahan nyata untuk desa-desa di Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi
DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian
Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila
Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata
APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program Prioritas 
Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156
156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan
400 SPPG Wajib Urus PBG, DPRD Sukabumi Hitung Potensi PAD Bisa Tembus Rp2 Miliar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WIB

Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program Prioritas 

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB