Guru dan Kepsek SD/SMP di Kabupaten Sukabumi Dibekali Penyadaran Zoonosis

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pelatihan guru dan kepala sekolah tertarget (in service learning) dalam kegiatan pemberdayaan guru dan tenaga kependidikan sekolah penggerak dalam penyadaran zoonosis pada tingkat pendidikan dasar di wilayah Jawa Barat di Laska Hotel Sukabumi, Selasa (16/7/2024).

Pelatihan tersebut dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman dengan melibatkan guru dan kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang akan berlangsung selama beberapa hari. Hal itu terhitung 16-19 Juli 2024.

Alasan dilaksanakan kegiatan bahwa Kabupaten Sukabumi dijadikan salah satu daerah percontohan terkait penyadaran zoonosis pada tingkat pendidikan dasar. Di mana, hasil pelatihan ini akan disampaikan kembali kepada siswa SD dari kelas 4-6 dan SMP dari kelas 7-9.

Zoonosis sendiri, merupakan penyakit yang bisa disebarkan dari hewan kepada manusia, begitupun sebaliknya. Salah satu jenis zoonosis ialah rabies dan antraks.

Dalam sambutannya, H. Ade mengajak para guru dan kepala sekolah di Kabupaten Sukabumi untuk bersyukur. Mengingat, Kabupaten Sukabumi dijadikan percontohan terkait program ini.

“Kita manfaatkan sebaik mungkin pelatihan ini. Setelah dipilih sebagai percontohan, harus bertekad memberikan yang terbaik kepada anak-anak di sekolah,” ujarnya.

Berkaitan pembelajaran zoonosis ini, ada beberapa modul yang diberikan kepada Kabupaten Sukabumi. Modul tersebut dapat dipelajari dan ditularkan ilmunya kepada para siswa.

“Ada sekitar 1.400 zoonosis, namun yang menjadi prioritas ada beberapa yang dituangkan dalam modul,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian RI drh. Syamsul Maarif mengatakan, kegiatan ini untuk memunculkan kesadaran terkait zoonosis sejak dini kepada masyarakat. Maka dari itu, anak anak yang menjadi target pemberian pemahaman.

“Kita mulai dari anak anak. Kita beri pendidikan kepada anak SD dan SMP. Sehingga, pembelajaran zoonosis ini bisa tertanam di anak didik kita,” ungkapnya.

Menurutnya, sekolah penggerak menjadi yang pertama mendapatkan pelatihan ini. Sebab, sekolah penggerak merupakan role model bagi sekolah lainnya.

“Sekolah penggerak nantinya bisa mendeseminasikan terkait zoonosis ini kepada sekolah lainnya. Termasuk anak anak juga. Sebab, anak anak merupakan sumber informasi bagi keluarga dan masyarakat tempat tinggal,” bebernya.

Kepala Balai Besar Guru Penggerak Jawa Barat Mohamad Hartono menambahkan, kurikulum merdeka sanfar fleksibel, relevan, serta interaktif, dan mampu menjawab tantangan. Salah satunya berkaitan isu kesehatan, lingkungan, dan lainnya.

“Zoonosis merupakan isu kesehatan dan guru penggerak bisa ikut andil serta terlibat dalam hal ini,” terangnya.

Berkaitan hal itu pun, dirinya siap dalam bersama sama mengatasi masalah lingkungan dan kesehatan.

“Mari kira besama sama dengan Kementerian Pertanian, Kesehatan untuk turut andil menyebarkan informasi zoonosis, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026
Hergun Jadi Dosen Ratusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Materinya Apa?
Pemkab Sukabumi Salurkan Beasiswa di Momentum Hardiknas, Wujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing
Disdik Sukabumi Terapkan WFH Sehari Sepekan, Layanan Pendidikan Dipastikan Tetap Optimal
Kwarcab Pramuka Sukabumi Matangkan Persiapan Rakercab dan Jambore Nasional 2026
Ratusan Siswa MI BPPI Citiis Turun ke Sungai, DLH: Aksi Nyata Peduli Lingkungan di Sukabumi
Kabar Gembira! Pjs Rektor Universitas Linggabuana PGRI Pastikan Wisuda Bulan Mei 2026
170 Mahasiswa Terima Beasiswa Bupati Sukabumi 2026, Ini Pesan Kang Asjap!

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:52 WIB

Hergun Jadi Dosen Ratusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Materinya Apa?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:02 WIB

Pemkab Sukabumi Salurkan Beasiswa di Momentum Hardiknas, Wujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Rabu, 22 April 2026 - 22:51 WIB

Disdik Sukabumi Terapkan WFH Sehari Sepekan, Layanan Pendidikan Dipastikan Tetap Optimal

Rabu, 22 April 2026 - 11:40 WIB

Kwarcab Pramuka Sukabumi Matangkan Persiapan Rakercab dan Jambore Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 14:20 WIB

Ratusan Siswa MI BPPI Citiis Turun ke Sungai, DLH: Aksi Nyata Peduli Lingkungan di Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB