Strategi Perumda BPR Sukabumi Sesuai UU P2SK: Penguatan SDM dan TI

Kamis, 27 Juni 2024 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Perumda BPR Sukabumi terus melakukan berbagai inovasi utamanya terhadap penguatan SDM dan dukungan akan tekhnologi informasi (TI) untuk kelancaran dalam menjalankan bisnisnya.

Hal ini diselaraskan sesuai Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (UU P2SK) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No 7 Tahun 2024 tentang Bank Perekonomian Rakyat.

Pasalnya, setelah diterbitkannya UU tersebut disebutkan bahwa nomenklatur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) berubah menjadi Bank Perekonomian Rakyat, ini merupakan tantangan BPR yang dihadapi tentunya dengan harus melakukan penguatan SDM juga memperkuat aspek kelembagaan dan sistem permodalan bank.

Dirut Perumda BPR Sukabumi, Udung, S. E menuturkan, untuk menghadapi persaingan dalam industri jasa keuangan perbankan sangat diperlukan SDM yang kuat yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi. Selain itu perlu didukung dengan sistem tekhnologi informasi (TI) yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan era digitalisasi saat ini.

Sehingga BPR ini, lanjut Udung dapat bertumbuh dan berkembang menjadi lembaga keuangan yang berintegritas, adaptif dan berdaya saing untuk dapat meningkatkan pelayanan dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sukabumi khususnya dan masyarakat pada umumnya.

“Saat ini BPR milik Pemerintah Daerah masih ada sisa waktu dua tahun kurang untuk menyesuaikan diri untuk perubahan badan hukum dari Perumda Menjadi Perseroda dan juga dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat untuk melakukan penyesuaian perubahan sesuai UU batas akhir 12 januari 2026 mendatang. Saat ini BPR Sukabumi sedang proses dan berharap ditahun 2024 ini sudah selesai karena lebih cepat tentunya akan lebih baik” ujarnya, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (27/06/2024).

Dengan perubahan nomenklatur BPR ini fungsi yang dilakukan BPR terbilang semakin luas bukan hanya menghimpun dana, penyaluran pinjaman, memberantas rentnir saja, tetapi juga dapat melakukan kegiatan usaha lainnya yaitu BPR bisa melakukan kegiatan tekhnologi, melakukan kegiatan transfer.

“UU P2SK kini membuka peluang bagi BPR untuk mengembangkan usaha lebih jauh dalam pengembangan produk pinjaman dan juga produk simpanan sehingga akan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan nasabah.

“Untuk mencapai tujuan ini, BPR Sukabumi sedang menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dengan melakukan pelatihan bagi pegawai dan juga harus sudah dinyatakan kompeten oleh lembaga resmi BNSP bagi pegawai yang menduduki jabatan sesuai bidangnya,” tambahnya.

SDM di BPR saat ini juga harus memiliki sikap kreatif, inovatif, dan tangguh agar dapat bersaing di industri jasa keuangan. Jika SDM yang dimiliki tidak kompeten, mereka akan tertinggal oleh perkembangan juga tergerus oleh kebijakan UU tersebut.

“Sebagai mana makanisme untuk menjadi Pengurus BPR pun sesuai regulasi yang berlaku harus dinyatakan kompoten (lulus) oleh lembaga Certif dan selanjutnya diajukan ke OJK untuk fit and proper test,” jelasnya.

Masih kata Udung, pengurus BPR harus memahami tentang tata kelola bank yang baik dan kegiatan operasional, seperti sumber dana bank, penyaluran dana, dan jasa-jasa perbankan lainnya, juga perlindungan konsumen bagi nasabah, dan harus bisa menyikapi perkembangan perekonomian dan regulasi yang ada selain itu pula tentunya semua unsur yang ada di BPR harus menjaga rahasia bank sesuai ketentuan.

“Bank itu harus menjaga kepercayaan karena Jika terjadi penyimpangan dalam perbankan pasti akan berdampak pada reputasi bank itu sendiri juga risiko lainnya,” imbuhnya.

Udung mencontohkan BPR Sukabumi yang hingga saat ini mampu bertahan meski banyak goncangan dan tantangan dalam situasi perekonomian yang dirasa oleh lembaga jasa keuangan diantranya setelah dampak covid-19 dua tahun lalu masih terasa, Hal ini membuktikan bahwa SDM yang kuat akan berpengaruh positif pada perusahaan.
“bank wajib melaksanakan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip kehati-hatian atau prudential banking,” tambahnya.

Dalam kepengurusan BPR ini terdiri dari Dewan pengawas dan Direksi yang mana Dewan pengawas menjalankan fungsinya menjalankan pengawasan atas kebijakan dan pelaksanaanya yg dilakukan oleh direksi, dan direksi membuat dan menjalankan juga mengambil langkah-langkah strategi dalam bidang operasional bersama-sama dengan pejabat dibawahnya serta seluruh pegawai untuk menjalankan operasional dengan menjaga tingkat kesehatan bank

“Seluruh insan BPR harus memiliki tiga sikap penting: knowledge, skill, dan attitude,” tegasnya.

Untuk menjaga stabilitas keuangan, rasio-rasio keuangan bank seperti rasio kecukupan modal, Non Performing Loan, Return on Assets, Return on Equity, Biaya Operasional, Pendapatan Operasional, dan Loan to Deposit Ratio harus terus dijaga oleh semua unsur yang ada di BPR sukabumi.

“Jika semua ini terus dijaga sebagai mana ketentuan, maka bank tersebut akan aman, pengurus dan pegawai pun akan merasa nyaman,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya peningkatan kualitas SDM dan pengembangan TI juga didukung oleh semua unsur stakeholder maka BPR Sukabumi dapat bangkit lebih maju dan stabil meski menghadapi persaingan dan tantangan besar dari implementasi UU P2SK tersebut

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan
DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan
BPR Sukabumi Resmi Naik Kelas Jadi Perseroda, Kini Fokus Gerakkan Ekonomi Warga
IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:19 WIB

Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo

Rabu, 9 September 2026 - 11:53 WIB

BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:04 WIB

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:09 WIB

BPR Sukabumi Resmi Naik Kelas Jadi Perseroda, Kini Fokus Gerakkan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam