JURNALSUKABUMI.COM – Kelangkaan beras terjadi di sejumlah minimarket di Cibadak, Sukabumi, sudah berlangsung selama satu bulan. Situasi ini terpantau di dua minimarket Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Minggu (18/02/2024).
Siti Zenab (54), seorang warga Desa Pamuruyan, mengeluhkan sulitnya mencari beras di minimarket. Meskipun ada stok, harganya sangat tinggi. “Saya sudah keliling empat minimarket di Cibadak, tapi tidak ada beras. Kalau di pasar mungkin ada, tapi harganya naik hingga Rp15 ribu per liter. Saya harap pemerintah bisa menurunkan harga beras dan meningkatkan stoknya,” ungkapnya.
Gema Ramdhan Pamungkas, petugas minimarket, menjelaskan bahwa stok beras di minimarket telah kosong selama lebih dari satu bulan karena suplai dari supplier terhenti.
Pembelian beras pun dibatasi untuk mencegah pembelian dalam jumlah besar. “Di Indomaret sampai saat ini masih kosong, sudah satu bulan lebih tidak ada pengiriman dari supplier. Pembelian dibatasi setiap datang beras, sehingga tidak bisa diborong-borong,” kata Gema Ramdhan Pamungkas.
Kelangkaan dan kenaikan harga beras menjadi keprihatinan masyarakat, dan mereka berharap pemerintah daerah, provinsi, atau pusat dapat turun tangan untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan stok beras.












