JURNALSUKABUMI.COM – M. Fahraz dan Saepul Bahri, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Nusa Putra (NPU) meraih prestasi pada ajang Election Hackathon (Hack Marathon) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kota Bandung.
Prestasi membanggakan tersebut disabet dalam pelaksanaan ajang bergengsi yang digelar pada Kamis hingga Jumat (14-15/12/2023) kemarin.
Berdasarkan keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Kamis (28/12/2023) malam menyebut M. Fahraz dan Saepul Bahri berhasil raih juara 2 pada perlombaan berskala nasional yang dinaungi langsung oleh The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

Election Hackathon 2023 ini mengharuskan para pesertanya mencari solusi terhadap suatu masalah secara cepat dalam tempo waktu singkat, serta membuat sebuah proposal inovasi digital untuk meningkatkan literasi anak muda terkait Pemilihan Umum (Pemilu).
Adapun sistem penilaiannya dilihat dari segi kesesuaian penempatan teknologi digital yang optimal sesuai dengan tema Hackathon 2023 yaitu “Meretas Ide untuk Pemilu Bebas Hoax”. Selain itu, ide dan inovasi tersebut harus berdaya keberlanjutan, tidak hanya dalam ruang lingkup PEMILU saja melainkan memiliki kontribusi terhadap lingkungan di luar daripada Pemilu itu sendiri.
Saepul Bahri mengungkapkan, “Awalnya, keikutsertaan ini hanya untuk menambah pengalaman sehingga kami tidak mengomunikasikan dengan pihak kampus ataupun himpunan untuk menghindari ekspektasi tinggi. Namun ternyata, hal tersebut berdampak pada sulitnya menemukan anggota tim dari mahasiswa yang memiliki konsistensi tinggi serta skill mumpuni untuk bisa berkontribusi dalam perlombaan,” ujarnya.
Selain itu, M. Fahraz menambahkan, “Walaupun awalnya merasa minder, tapi kami tetap berusaha memaksimalkan performa tim. Mungkin orang lain besar karena nama kampusnya, tetapi kami membesarkan nama kampus. Bukan bangga karena almamatermu, tapi banggakanlah almamatermu itu!,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan











