JURNALSUKABUMI.COM – Seratusan muda-mudi yang tergabung dalam Relawan Sahabat Pagi (Satukan Hati Bantu Prabowo-Gibran) menggelar deklarasi dukungan dalam Pilpres 2024 di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/11/2023).
Koordinator Daerah Sahabat Pagi Sukabumi, Azmi Abifaris menuturkan, pihaknya mewakili kaum milenial, UMKM dan emak-emak melakukan deklarasi sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan no urut dua yang merupakan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.
“Berbicara Sahabat Pagi ini kita ingin menyampaikan visi misi, kenapa? Kalau saya dari daerah selalu ketinggalan baik dari informasi ataupun kebijakan-kebijakan dari pusat ini selalu tidak dieksekusi ke daerah. Artinya ketika ada perpanjangan tangan, nantinya keresahan di daerah bisa langsung terdengar,” ucap Azmi.
Menurutnya, terkait aktivis milenial yang bergabung dalam tim relawan Prabowo-Gibran, merupakan refleksi dari sosok Gibran yang mampu menghapus stigma kualitas dan kuantitas cawapres dipatok oleh usia.
Dia menilai, kaum milenial saat ini harus ikut mengambil peran dalam menentukan masa depan Indonesia. Hal itu juga bercermin dari beberapa negara maju yang memiliki presiden muda. Salah satunya adalah Presiden Prancis ke-25 Emmanuel Macron yang memegang jabatan saat dirinya berusia 39 tahun.
“Hari ini kita jangan antipati dengan anak muda. Justru anak muda sudah diloloskan berarti ini kesempatan anak muda kedepannya untuk bisa sama bahkan kalau sekarang jadi calon wakil presiden, esok lusa bisa calon presiden. Hari ini mas Gibran hampir 36 tahun jadi tidak ada kualitas dan kapabilitas kepemimpinan seseorang ini diukur dengan usia,” jelasnya.
Pihaknya menyampaikan, pasangan capres dan cawapres nomor urut dua dapat membawa solusi bagi permasalahan di daerah. Di Sukabumi, ia ingin keduanya menuntaskan persoalan pendidikan dan lapangan pekerjaan.
Dia pun sudah merancang strategi untuk mensosialisasikan visi misi Prabowo-Gibran kepada masyarakat di Sukabumi. Hal itu agar masyarakat dapat lebih mengenal sosok pemimpinnya.
“Bukan hanya sebatas mendeklarasikan akan tetapi kita memberi pemahaman kepada masyarakat luas tentang program yang akan direalisasikan nanti karena kita bukan lagi berbicara janji-janji tapi berbicara tentang kerja nyata dan bukti,” tuturnya.
Sementara, Ketua Umum Sahabat Pagi, Olsu Babay menyampaikan, kegiatan deklarasi relawan ini dilakukan sekaligus untuk merawat kembali masyarakat Sukabumi saat Pilpres 2019 lalu. Di mana, saat itu, Prabowo menang telak di Sukabumi.
“Kami Sahabat Pagi ini tentu semua golongan tapi kami fokus pada golongan milenial, UMKM dan emak-emak. Tadi kita lihat 90 persen peserta deklarasi adalah milenial. Kaum muda itu harus diberikan kesempatan, jangan dijegal tapi mereka harus diberikan kesempatan untuk berkiprah,” ujar Olsu.
Reporter: Fira AFS | Redaktur:Ujang Herlan












