JURNALSUKABUMI.COM- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, menyebut longsor yang terjadi di Kampung Nyangegeng RT/RW 03/04 Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.
“Longsor diakibatkan curah hujan tinggi yang mengguyur Nagrak sejak sore hingga malam,” kata petugas P2BK Nagrak, Miky kepada awak media, Rabu (22/11/2023).
Miky menjelaskan, tebing setinggi 25 meter serta sejumlah pohon diatas tebing tergerus longsor dan menimbun areal pesawahan milik warga.
“Longsor diketahui pagi tadi oleh warga. Longsor dari mulai perbatasan aliran saluran air Cikawung 4 di bagian atas tebing, material longsor jatuh sampai dengan Sungai Cikawung,” jelasnya.
Lebih lanjut, Miky mengatakan, aliran selokan Cikawung 4 berpotensi terancam terputus bila terjadi longsor susulan.
“Beberapa pohon terbawa longsor diantaranya pohon kelapa, duren dan manggis, beberapa petak sawah di bagian bawah terbawa sampai ke ujung Sungai Cikawung,” paparnya.
Tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Namun, kerugian materil masih dalam penghitungan.
Reporter: Sri Rahayu | Redaktur: Usep Mulyana












