JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi Uang Burhanudin mengaku musim kemarau yang berkepanjangan telah membawa dampak serius pada sejumlah wilayah.
Salah satunya kebakaran lahan menjadi ancaman yang mengintai, dengan beberapa lokasi kebakaran yang telah terjadi di tiga titik yakni di Kampung Cikananga RT 01 RW 05 Desa Bojong Galing, Kecamatan Bantargadung.
Peristiwa yang sama juga terjadi di Kampung Cipeutir RT 01 RW 01 Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kampung Cicangkore RT 05/04 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, dan lokasi lainnya.
“Bahwa hingga saat ini telah terjadi 222 kejadian kebakaran di berbagai wilayah kabupaten tersebut. Bahkan, dalam satu hari terjadi 10 titik kebakaran. Di mana sebagian sudah berhasil dipadamkan sementara yang lain masih dalam penanganan,” ungkap Uang Burhanudin, Kamis (5/10/2023).
Dalam menghadapi situasi ini, Uang Burhanudin memberikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran lahan.
“Bahwa kebakaran dapat terjadi karena berbagai sebab, seperti pembakaran lahan yang disengaja maupun tidak disengaja, pembuangan puntung rokok, atau aktivitas pembakaran di lokasi yang rentan terhadap kebakaran, seperti ladang dan hutan,” terangnya.
Pemerintah, termasuk unsur TNI dan Polri, serta berbagai pihak terlibat dalam penanganan kejadian bencana ini. Namun, Uang Burhanudin menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam upaya mitigasi kebakaran lahan.
Ia juga mengingatkan bahwa dampak kebakaran lahan sangat merugikan, baik dari segi polusi udara maupun sebagai ancaman bagi ekosistem. Terutama setelah musim kemarau, ketika musim hujan tiba, risiko longsoran dan pergerakan tanah semakin tinggi.
“Terbayang ngak pasca musim kemarau saat tiba musim hujan, maka akan menjadi ancaman juga bagi warga karena ketika hujan akar-akar pohon mati maka akan menimbulkan longsoran dan pergerakan tanah, Naudzubillah, jadi mari jaga bersama, petugas tanpa bantuan masyarakat dan partisipasi dari masyarakat kita akan kalah juga,” singkat Uang Burhanudin.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana












