JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi dan Dinkes Provinsi Jawa barat mengunjungi Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon.
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) UOBK RSUD Jampangkulon Ramdan Nugraha mengatakan, kunjungan ini untuk menginisiasi pelayanan Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO)
“Kedatangan para dinas kemarin yaitu untuk membahas TBC RO,” terangnya, Jumat (22/9/2023).
Ramdan menjelaskan TB-RO merupakan kondisi dimana bakteri Mycobacterium Tuberculosis kebal terhadap obat TB lini 1. Akibatnya pasien yang mengalami TB RO harus melakukan kombinasi obat (obat lini 2) dan pengobatan lebih lama (9 – 24 bulan).
Hal tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kebal dan lebih susah untuk disembuhkan, sehingga penanganan yang harus dilakukan lebih sulit.
“Penyebab TB-RO disebabkan oleh pasien yang tidak teratur menelan OAT sesuai panduan menghentikan pengobatan secara sepihak sebelum waktunya, tidak memenuhi anjuran dokter/petugas kesehatan, gangguan penyerapan obat atau dapat disebabkan oleh tertular dari pasien TB-RO lainnya,” terangnya.
Reporter: Yandi Candra | Redaktur: Usep Mulyana












