JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah lintasan grasstrack bernama Sirkuit Cibayawak bakal hadir di Kampung Cipanengkas, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.
Kehadiran balapan motor off-road yang menggunakan sepeda motor bebek atau sport yang dimodifikasi khusus untuk melintasi jalur tanah ini diharapkan menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap muda atau Kawah Candradimuka sekaligus mengangkat potensi olahraga otomotif di wilayah Selatan Sukabumi.
Dengan luasan sekitar 1.000 meter dan berstandar Grade B, Sirkuit Cibayawak dirancang untuk mengakomodasi berbagai ajang motocross dan grasstrack, baik tingkat lokal maupun regional.
Ke depan, lintasan ini diproyeksikan mampu berkembang hingga menjadi arena yang layak menggelar kejuaraan berskala nasional.
Salah satu penggagas sekaligus Kepala Dusun Cipanengkas, Erfan, yang akrab disapa Kadus Nyalindung, mengatakan nama Cibayawak dipilih bukan tanpa makna.
Filosofi tersebut diambil dari ungkapan Sunda “pinah cai pinah tampian”, yang menggambarkan kendaraan roda dua tidak hanya digunakan di jalan raya, tetapi juga memiliki ruang untuk menyalurkan hobi dan kemampuan di arena balap yang aman.
“Filosofi Cibayawak itu menggambarkan bahwa motor bukan hanya digunakan di jalan umum, tetapi juga memiliki tempat untuk menyalurkan bakat dan hobi di lintasan yang semestinya,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Menurut Erfan, pembangunan sirkuit bukan sekadar menghadirkan fasilitas olahraga, tetapi juga membuka peluang baru bagi generasi muda agar memiliki wadah positif dalam mengembangkan kemampuan di dunia motocross.
Selama ini, banyak pehobi motor trail dari wilayah Jampangkulon dan sekitarnya harus berlatih di luar daerah karena belum tersedia lintasan yang representatif. Kehadiran Sirkuit Cibayawak diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut.
Selain menjadi tempat latihan atlet dan komunitas, keberadaan sirkuit juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Event motocross diperkirakan akan menarik kedatangan pembalap, mekanik, komunitas, hingga penonton dari berbagai daerah yang berdampak pada meningkatnya aktivitas UMKM, kuliner, dan sektor jasa,” tuturnya.
Dengan potensi yang dimiliki, Sirkuit Cibayawak menjadi bukti bahwa kawasan selatan Sukabumi tidak hanya kaya akan potensi wisata alam, tetapi juga mulai berkembang sebagai pusat olahraga otomotif yang memiliki daya saing.
“Harapannya, lintasan ini dapat menjadi tempat lahirnya pembalap-pembalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sukabumi di level nasional,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












