DLH Ajak Warga Kurangi Sampah dari Rumah, Kebiasaan Kecil Dinilai Jadi Kunci Atasi Persoalan Lingkungan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Persoalan sampah di Kabupaten Sukabumi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai. Meningkatnya volume sampah setiap hari hingga munculnya sejumlah titik pembuangan liar menunjukkan bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya mengandalkan armada pengangkut dan petugas kebersihan.

Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat mulai mengubah kebiasaan dari rumah sebagai langkah nyata mengurangi timbulan sampah.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (Sekdis DLH) Kabupaten Sukabumi adalah Nuryamin, mengatakan pengelolaan sampah akan lebih efektif apabila masyarakat terlibat sejak awal, terutama dengan mengurangi sampah yang dihasilkan sebelum berakhir di tempat pembuangan.

Menurutnya, penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap keluarga. Mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, hingga mendaur ulang sampah merupakan cara efektif untuk menekan jumlah sampah yang harus diangkut setiap hari.

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat sangat menentukan dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya,” ujar Nuryamin.

Selain itu, masyarakat juga didorong membiasakan memilah sampah organik dan anorganik dari rumah. Langkah tersebut dinilai mampu mempermudah proses pengolahan sekaligus meningkatkan nilai ekonomis sampah yang masih dapat dimanfaatkan kembali.

DLH menilai perubahan pola pikir masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Sebab, semakin sedikit sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, semakin ringan pula beban pengelolaan yang harus ditangani pemerintah.

Nuryamin juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama di bantaran sungai, lahan kosong, maupun pinggir jalan yang berpotensi memunculkan titik-titik pembuangan liar dan mencemari lingkungan.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Jika pengelolaan sampah dimulai dari rumah, maka lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bukan lagi sekadar harapan, tetapi bisa diwujudkan bersama,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Berita Terbaru