JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun yang biasa disapa Kang Uha mengatakan, Pemkab Sukabumi, diminta lebih masif dalam menanggulangi dampak kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah. Menurutnya, tugas berat itu pasti bisa dilampaui.
“Dengan kondisi cuaca hari ini, kami mohon kepada pemerintah daerah dengan segala OPD dan SKPD-nya untuk ‘istajabiyah: merespon kondisi dan kejadian kekeringan di beberapa daerah,” kata Kang Uha, Kamis (21/9/23).
Dia menambahkan, imbas dari kemarau panjang sebagian wilayah mengalami kekurangan air. Dengan kondisi ini dia minta pemerintah segera turun tangan membantu warga terutama menjaga ketersediaan air di sarana-sarana ibadah.
“Saya minta, pasokan air ke masjid-masjid, surau, langgar dan fasilitas peribadatan lain termasuk majelis taklim dan pondok-pondok pesantren yang hari ini mengalami kesulitan air bisa terpenuhi,” ujarnya.
Saat ini diperlukan langkah nyata membagikan air lewat Perum TJM terutama ke masjid-masjid agar proses ibadah berjalan baik. Agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan khusyu tanpa dibayang-bayangi ancaman krisis air.
Pada bagian lain dia menuturkan, pelaksanaan Salat Istisqa lebih digencarkan lagi pada setiap bada Salat Jumat. Dalam pelaksanannya melibatkan semua elemen masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah harus hadir dalam kondisi-kondisi krusial seperti ini.
“Salat Istisqa tidak hanya dilaksanakan oleh sarana dan lembaga keagamaan saja tapi pemerintah dan seluruh instansi terkait lainnya juga juga mengadakan kegiatan yang sama,” ungkapnya.
Menurutnya, para ulama di tiap daerah sudah melaksanakan itu. Sekarang tinggal umaro juga harus mengeluarkan segenap daya upaya yang dimiliki bersama-sama masyarakat melakukan ibadah sunah yang telah dicontohkan oleh baginda nabi.
Redaktur: Usep Mulyana












