Reni Muthmainnah Dukung Langkah BNNK Tingkatkan Kapasitas Petugas Deteksi Napza

Kamis, 13 Juli 2023 - 12:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Plt Dinkes Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainnah, mendukung langkah BNNK Sukabumi, mendorong peningkatan kapasitas petugas dalam mendeteksi dini penyalahgunaan Napza.

“Saya menyambut baik kolaborasi BNN Kabupaten Sukabumi berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dalam kegiatan Peningkatan kapasitas petugas dalam deteksi dini penyalahgunaan Napza,” kata Reni, di Aula Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Kamis (13/7/23).

Lebih lanjut dia menjelaskan, terdapat 15 orang pegawai Puskesmas di Kota Sukabumi, 15 orang dokter pemeriksa, 15 orang pemegang program kesehatan jiwa, 15 orang pemegang anak usia remaja.

Masalah penyalahgunaan Napza kata dia, merupakan masalah kompleks yang terdiri dari masalah bio-psiko-sosio-kultural maka perlu dilakukan intervensi yang tidak hanya dari satu aspek saja, tapi perlu melibatkan berbagai aspek lainnya.

Penanggulangan masalah penyalahgunaan Napza harus dimulai dari promotif-preventif hingga kuratif dan rehabilitasi.

Kepala BNNK Sukabumi Dr Retno Daru Dewi, AMK., S.Psi., M.Si mengatakan, salah satu upaya pencegahan masalah penyalahgunaan Napza adalah melalui skrining atau deteksi dini dengan menggunakan instrument tertentu.

“Salah satu instrumen untuk skrining adalah ASSIST (Alkohol, Smoking and Substance Involvement Screening Test,” terangnya.

Skrining Assist adalah skrining pertama ujarnya, mencakup semua zat psikoatif dengan menggunakan kuisioner  yang telah dikembangkan pada tahun 1997 oleh WHO dan peneliti spesialis adiksi.

Assist sendiri kata Retno, dirancang khusus untuk dapat digunakan oleh petugas kesehatan dalam lingkup pelayanan kesehatan termasuk di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan/kapasitas petugas di FKTP dalam penggunaan instrument Assist adalah melalui pelatihan. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengadakan pelatihan skrining Napza dengan menggunakan Assist,” paparnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda
Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers Digital 
DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan
Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers

Minggu, 27 September 2026 - 06:48 WIB

Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Sabtu, 26 September 2026 - 18:56 WIB

Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers Digital 

Jumat, 25 September 2026 - 20:49 WIB

DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan

Berita Terbaru