JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Perikanan Nunung Nurhayati menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Asep Japar dan Kadis Kominfo Eka Nandang Nugraha, menggelar FGD Kolaborasi Ekosistem Bidang Perikanan. Acara berlangsung di Pendopo Sukabumi, Kamis (23/2/23).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asda II, Kabag Kerjasama, Kabag Ekonomi, Institut Teknologi PLN, PLN icon dan Subholding PLN serta Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap.
Kadis Perikanan, Nunung Nurhayati, menyambut baik upaya kolaborasi dan kerjasama yang dipaparkan oleh IT PLN. Dengan melihat potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi diperlukan sentuhan langsung dari berbagai pihak dengan menentukan langkah konkrit bersama untuk mencapai tujuan kesejahteraan masyarakat lahir dan batin. 
Nunung berharap, program yang di paparkan dapat di implementasikan secara tepat guna dan tepat sasaran, sehingga kolaborasi ini menghasilkan bukti nyata dan berkelanjutan untuk mendorong kehidupan masyarakat perikanan ke arah yang lebih baik.
Dalam sambutannya Asda II, menyampaikan maksud dan tujuan dari pertemuan hari ini, dimana kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi, dan kolaborasi pembangunan yang tepat dengan memanfaatkan teknologi bersama para ahli IT dari PLN.
Acara dilanjutkan dengan mendengarkan paparan dari Iwan Tutuka Pambudi. Dia menyampaikan seputar peluang
kolaborasi dari sektor perikanan yang dapat dikembangkan yaitu melalui pemanfaatan Teknologi Informasi (digitalisasi) dalam meningkatkan produksi perikanan dengan teknologi BlockChain.
Selanjutnya kata dia, .embangun jaringan internet untuk kampung nelayan dengan memanfaatkan dana desa bagi daerah yang tidak terjangkau internet.
Kemudian membangun kampung nelayan yang bersih, sehat dan maju dengan penyediaan air bersih, pengolahan sampah dan pembenahan saluran air dengan berbasis EBT.
“Selain itu, melakukan kerjasama penelitian dalam membangun ekosistem kelautan dan perikanan melalui hibah Kedaireka Matching Fund, Kemenristekdikti, BRIN dan lain sebagainya,” kata dia.
Pada kesempatan dia juga memaparkan, tentang kebutuhan untuk infrastruktur jaringan desa. Upaya yang dapat dicapai oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur telekomunikasi dan informasi adalah dengan menyediakan kualitas layanan internet cepat.
Dia juga menjelaskan, mengenai Tekhnologi smart irigasi yaitu membangun sistem irigasi yang hemat air dengan wireless sistem network untuk menentukan titik yang memerlukan air.
Redaktur: Usep Mulyana












