JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi dikeluhkan warga Kecamatan Ciracap. Pasalnya, jalan tersebut banyak terlihat lubang yang menghiasi jalan, ada beberapa titik lubang sudah sangat parah, apalagi saat musim penghujan tiba ada beberapa titik lubang sudah seperti kubangan di sawah.
Ajat, salah seorang pengendara mengeluh atas kondisi jalan tersebut, menurutnya jalan rusak di wilayah itu telah terjadi sejak lama, akan tetapi belum ada penanganan dari instansi terkait.
“Kerusakan ini sangat parah. Kami memohon pada pemerintah agar segera memperbaiki jalan,” katanya, Senin (30/01/23).
Menurut Ajat, dengan kondisi fisik jalan yang berlubang tersebut dikhawatirkan akan berakibat fatal bagi pengendara maupun warga setempat.
Bahkan, pengendara yang melintasi jalan itu harus ekstra berhati-hati untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, bahkan tidak jarang ikut terperosok ke lubang yang menganga di badan jalan.
Apalagi di saat hujan, tambah Ajat, jalan berlubang di jalan tersebut tidak terlihat sehingga pengendara langsung terperosok ke lubang.
“Sebagai warga, kami sangat berharap akan adanya perbaikan. Karna jalan itu setiap hari saya gunakan. Semoga pemerintah terkait mendengar keluh kesah kami ini,” harapnya.
Diketahui, jalan yang berlubang tersebut merupakan jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Ciracap, jalan itu juga merupakan salah satu jalan untuk menuju ke pusat kabupaten ke pasar, ke sekolah. Warga sangat berharap pihak terkait segera merespon, agar jalan rusak tersebut diperbaiki, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
Sementara Plt Kepala UPTD PU Wilayah Ciemas, Dadang Kuswara, menanggapi adanya keluhan warga, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mempersiapkan perencaan salah satunya membahas penanganan irigasi dan jalan yang ada di wilayah UPTD PU Ciemas meliputi Ciemas, Waluran, dan Ciracap.
“Pada Kamis ini ada kegiatan perencanaan Dinas PU Kabupaten Sukabumi terkait program selama 2023. Semua jalan yang rusak diusulkan, apalagi mengalami rusak parah, akan menjadi prioritas kami pada tahun 2023 ini,” kata Dadang.
Reporter: Cr01 || Redaktur : Harisman












