Sebuah Gubuk di Kebonpedes Meledak, Diduga jadi Tempat Produksi Petasan

Rabu, 11 Januari 2023 - 20:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kebonpedes digegerkan dengan suara ledakan. Akibatnya, beberapa kaca rumah warga alami kerusakan.

Informasi dihimpun, ledakan tersebut bersumber dari sebuah gubuk terbuat dari anyaman bambu yang diduga digunakan sebagai tempat memproduksi petasan. Terlihat bubuk mesiu dan selongsong kertas petasan berserakan di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Kebonpedes Resor Sukabumi Kota, IPTU Tommy Ganhany Jaya Sakti mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang mendengar adanya suara ledakan sekira pukul 10.01 WIB

“Kami langsung mendatangi lokasi dan memang benar informasi ledakan tersebut,” kata Tommy dalam keterangannya di lokasi kejadian perkara, Rabu (11/1/2022).

Lanjut Tommy mengatakan, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti ledakan tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

“Kalau ledakannya memang benar. Tapi, kami belum bisa memastikan penyebab ledakan itu. Kita ke TKP dulu dan memasang police line, sambil kita menunggu dari tim penyelidikan terkait dengan hal itu,” terang dia.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu perkembangan informasi dari jajaran INAFIS. Menurutnya, beberapa kemungkinan lain juga bisa menjadi penyebab ledakan tersebut.

Terlebih, sumber ledakan itu berada di tengah pemukiman, meskipun area gubuk terletak di antara pesawahan dan kolam.

“Iya, misalnya dari kompor gas yang meledak, bisa dari petasan juga, bisa dari hal apa saja yang menimbulkan ledakan. Makanya, kita masih melakukan pendalaman lebih lanjut,” jelas dia.

Dia menambahkan, untuk kerusakan hanya di area gubuk saja yang tidak digunakan atau tidak berfungsi. Untuk ukurannya yaitu sekitar 2 x 3 meter gubuk kecil di tengah pesawahan dan pinggir kolam.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Berita Terbaru