JURNALSUKABUMI.COM – Volume kendaraan di beberapa ruas jalan di pusat Kota Sukabumi pada Kamis (29/12/2022) sore ini terpantau menijgkat. Kendaraan dari luar Kota seperti Jakarta atau plat polisi B pun mulai memasuki Kota Sukabumi.
Bahkan tidak hanya dari wilayah Jakarta. Kendaraan dari arah timur Sukabumi, yakni Bandung atau Plat polisi D pun sesekali melintas.
Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Tejo Retno Indratno mengatakan, menjelang tahun baru 2023 mendatang diprediksi akan terjadi lonjakan.
Kepadatan kendaraan tersebut juga termasuk dampak lalu lintas dibukanya Tol Seksi II Cigombong-Cibadak. Ada peningkatan namun masih tergolong ramai lancar ke luar masuknya kendaraan ke wilayah Kota Sukabumi.
Namun lonjakan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota masih terlihat normal. “Peningkatan hingga saat ini terpantau kenaikan signifikan diperkirakan 10 hingga 15 persen. Karena Sukabumi Kota ini sebagai jalur lintasan dari Cianjur maupun Kabupaten Sukabumi,” terang Tejo, melalui sambungan telepon, pada Kamis (29/12/2022).
Terjo menuturkan, lonjakan volume kendaraan juga terjadi pada kawasan wisata di wilayah Sukabumi Kota yang mulai ada peningkatan.
Sebagaimana diketahui, ada beberapa wisata yang titik lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Sukabumi, diantaranya Jembatan Gantung Situ Gunung, Selabintana, SantaSea Waterpark, dan Ryzzy Azzahra Waterpark.
Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan, pihak Satlantas Polres Sukabumi Kota pun telah memfloating dan menyebarkan personil di posko-posko mulai titik perbatasan Cianjur – hingga perbatasan Kota.
“Nanti kita akan melakukan rekayasa lalulintas di titik pusat keramaian di Kota Sukabumi. Termasuk mengantisipasi titik keramaian contoh pasar Cisaat dan perkotaan Kota Sukabumi juga,” tutur Tejo.
Dia pun menyampaikan himbauan agar pengendara tetap mentaati peraturan lalu lintas. Apabila akan berkendara jauh, pemilik kendaraan supaya memperhatikan kesehatan kendaraannya, baik fisik kesehatan pengendaranya dan surat-suratnya.
“Khususnya bagi pengendara roda dua untuk tetap berhati-hati dalam cuaca ekstrem saat ini,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












