Pasca Teror Bom di Bandung, Polres Sukabumi Perketat Pengamanan Mako

Rabu, 7 Desember 2022 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jajaran Kepolisian Polres Sukabumi memperketat pengamanan keluar masuk kendaraan di Mako Polres pasca terjadinya serangan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Rabu (7/12/2022).

Kabag Ops Polres Sukabumi Kompol Suwardi mengatakan, pengetatan itu tidak lain untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan pasca teror bom tersebut.

“Saya mewakili bapak kapolres, untuk wilayah sukabumi bukan di perketat, hanya untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan. Kita tetap akan meningkatkan kegiatan patrolinya,” ujar Kompol Suwardi kepada jurnalsukabumi.com.

Kompol Suwardi menyebut, teror yang terjadi di wilayah bandung merupakan kelompok yang memiliki misi tersendiri. Oleh sebab itu, kepolisian beserta pemerintah meminta masyarakat tetap tenang.

“Intinya kelompok itu sedang meneror warga negara Indonesia, jadi pesan saya jangan takut bahwa pemerintah beserta masyarakat dan warga negara indonesia,” terangnya.

Namun dibalik pengetatan itu, kepolisian polres Sukabumi tetap membuka pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengurus kelengkapan di masing-masing polsek maupun polres. Tetapi dengan pengecekan ketat.

“Pelayanan tetap berjalan, cuma kendaraan untuk personil dulu yang diperbolehkan masuk,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru