JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Ketua TP PKK, Fitri Hayati, menghadiri.deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan, di Opproom Balai Kota Sukabumi, Rabu (7/12/2022). Selain itu hadir Asda Bidang Administrasi, Iskandar dan jajaran Pemkot Sukabumi dan forum Sukabumi Sehat.
Dalam momen tersebut dilakukan pembacaan deklarasi ODF oleh para lurah. ada 8 kelurahan mendeklarasikan ODF. “”Deklarasi ODF ini dalam kerangka percepatan kota sehat, salah satu indikatornya kelurahan ODF,” kata Fahmi.
Sehingga pemkot mendorong kelurahan untuk melakukan deklarsi ODF dan kali ini ada sebanyak 8 kelurahan yang siap. Ke 8 kelurahan itu yakni Kelurahan Jaya Mekar, Jaya Raksa, Sudayaja Hilir, Babakan, Cibeureum Hilir, Sriwidari, Dayeuluhur, dan Sukakarya.
” Berharap kota yang sehat merupakan salah satu dari tiga kunci utama di dalam RPJMD yakni religius, nyaman dan sejahtera,” kata Fahmi. Di mana sehat masuk dalam makna kota yang nyaman.
Dijelaskan Fahmi, Sanitasi total berbasis masyarakat diantaranya, Stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun di air mengalir, pengelolaan makanan dan air minuman rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengaman limbah rumah tangga.
Adapun capaian akses sanitasi Kota Sukabumi tahun 2022 yakni 83,23 persen, Capaian kelurahan ODF tahun 2021 66,67 persen.
”Saya berharap semangat ODF ada di semua kelurahan dan pimpinan SKPD karena berkaitan dengan infrastruktur,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan kolaborasi dan sinergitas dalam perencanaan ditargetkan pada 2023 tuntasnya ODF di Kota Sukabumi.
Redaktur: Usep Mulyana












