JURNALSUKABUMI.COM – Polsek Cikole Resor Sukabumi Kota bersama BPBD Kota Sukabumi meninjau rumah milik Jeje Jaenudin yang ambruk pasca diguyur hujan dengan intensitas tinggi, di Gang Mesjid Kota Paris Timur RT 05/01 Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Senin (14/11/2022) pagi.
Konstruksi rumah tanpa selup beton yang dihuni Jeje Jaenudin bersama keempat anaknya selama hampir 20 tahun tersebut diduga telah lapuk. Akibatnya, bangunan tidak kuat menahan guyuran hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu terakhir sekitar pukul 05.00 WIB.
Kapolsek Cikole, AKBP NR Subarna menyampaikan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian materi yang ditimbulkan mencapai hingga RP 32,4 juta.
“Memang betul, tadi pagi kami bersama BPBD Kota Sukabumi lakukan pengecekan rumah milik pak Jeje Jaenudin, warga Gang Masjid Kota Paris Timur Kebonjati Cikole yang ambruk diduga tidak kuat menahan guyuran hujan dengan intensitas tinggi,” kata Subarna dalam keterangannya.
Subarna menerangkan, dari hasil pengecekan ternyata konstruksi rumah yang dihuni Jeje beserta anaknya selama hampir 20 tahun tersebut diduga tidak menggunakan selup beton. Sehingga akhirnya saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan terus menerus, bangunan tersebut tidak mampu bertahan dan ambruk.
“Diperkirakan terjadi pada jam 5 pagi tadi. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, akan tetapi mengakibatkan kerugian materil diperkirakan mencapai 32 Juta 400 Ribu Rupiah,” terang dia.
Menyikapi peristiwa tersebut, lanjut dia, Polsek Cikole mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan cuaca, khususnya hujan yang akhir-akhir ini turun dengan intensitas tinggi.
“Yang mungkin dapat menimbulkan potensi bencana, seperti banjir atau lainnya.” pungkasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












