JURNALSUKABUMI.COM – Forum Mahasiswa Pascasarjana Prodi Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan IPB (Ecologica), LIPI Green Network dan PTPN VIII melakukan kunjungan industri ke AQUA Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Acara kunjungan itu merupakan salah satu program kerja dari Ecologica, dengan mengangkat tema yakni “Kajian Biodiversitas di Area Taman Mekarsari”.
Dalam kunjungan tersebut AQUA Mekarsari, Ecologica, LIPI dan PTPN VIII juga melakukan penanaman sejenis tumbuhan Gutta Percha di area Taman Mekarsari atau yang dikenal dengan Taman Keanekaragaman Hayati Mekarsari (Taman Kehati).
Menurut Cacas Suwarna, CSR Manager AQUA Mekarsari mengatakan, jika kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan indeks keragaman hayati di Taman Kehati.
“Kajian biodiversitas ini untuk memberikan data dan informasi terbaru mengenai keberadaan spesies fauna yang mencakup taksa mamalia, burung, amfibi, reptile serta spesies flora di area Taman Kehati, yang mana saja yang akan punah, itu yang nantinya akan menjadi prioritas,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (16/9/2022).
Lanjutnya, “Selain melakukan kajian biodiversitas, kegiatan itu juga diisi dengan melakukan penanaman tumbuhan Gutta Percha yang banyak manfaatnya,” kata dia.
Di tempat yang sama, Iwan Setiawan perwakilan dari LIPI Green Network menjelaskan jika ada puluhan spesies bahkan ratusan spesies yang hidup di area Taman Kehati.
“Area Taman Kehati memiliki biodiversitas cukup tinggi. Berdasarkan hasil survey lapangan, biodiversitas di area itu mencakup beberapa kelompok. Kelompok tersebut adalah kelompok mamalia sebanyak 10 spesies, kelompok burung sebanyak 22 spesies, kelompok amfibi dan reptil 9 spesies, kelompok kupu-kupu sebanyak 10 spesies, kelompok flora sebanyak 122 spesies. Kemudian tercatat juga 4 spesies yang termasuk ke dalam Appendix II CITES yaitu tupai kekes (Tupaia javanica), beluk jampuk (Bubo sumatranus), punggok coklat (Ninox scutulata), celepuk reban (Otus lempiji) dan 2 spesies yang termasuk ke dalam appendix III CITES, yaitu musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus) dan garangan jawa (Herpestes javanicus),” Bebernya.
Dirhamsyah Riza Sudrajat salah satu perwakilan dari PTPN VIII menjelaskan bahwa tanaman Gutta Percha merupakan tanaman langka yang memiliki nilai ekonomis. Terdapat banyak manfaat yang dihasilkan dari getah tanaman tersebut.
“Tanaman ini banyak sekali manfaatnya, seperti instalasi bawah laut atau pelapis bola golf itu dari tanaman ini loh, dan komoditas ini menjadi andalan di Sukabumi,” jelasnya.
Untuk informasi, pada tahun 2013 AQUA Mekarsari melakukan upaya konservasi dengan membangun Taman Kehati yang di inisiasi dari tahun 2006 oleh AQUA Mekarsari.
Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan












