JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah rumah di Kecamatan Gegerbitung kembali diporak-porandakan angin puting beliung. Puluhan rumah warga di Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, disapu angin puting beliung pada, Senin (12/9/2022).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Gegerbitung, Ofieq, mengatakan, bencana alam yang terjadi sekira pukul 16.30 WIB ini, mengakibatkan 94 unit rumah penduduk rusak.
“Rumah-rumah yang rusak akibat angin puting beliung itu tersebar di Desa Cijurey dan Desa Karangjaya,” kata Ofieq pada Senin (12/9/2022).
Berdasarkan asesmen di lapangan, sambung Ofieq, 94 rumah yang rusak itu berada di Kampung Datardangdeur, RT 06/RW 03 dan Kampung Manonjaya, RT 07/RW 03, Desa cijurey.
Sementara lokasi bencana di Desa Karangjaya menerjang Kampung Tegal Tengah, RT 02 dan RT 03/RW 001 serta Kampung Rancabungur, RT 04/RW 01 dan Kampung Rancabungur, RT 05/RW 02, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung.
Dari 94 unit rumah ini, masih kata Ofieq, 15 unit rumah rusak berat, 58 rumah rusak ringan dan 21 rumah rusak sedang. Satu unit Masjid Jami Alfalah, serta satu unit majlis ta’lim dan madrasah diniyah juga terdampak.
“Mayoritas rumah warga yang rusak diterjang puting beliung itu mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Seperti genteng dan plafon,” jelas dia.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden bencana angin puting beliung tersebut. Hanya saja, terdapat 15 kepala keluarga harus rela untuk sementara waktu tinggal di rumah tetangga ataupun di rumah keluarga terdekatnya. Lantaran, bangunan rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori berat akibat amukan angin puting beliung tersebut.
“Untuk jumlah kerugian, belum bisa kita ketahui secara pasti. Sebab, kami bersama petugas gabungan masih fokus untuk penanganan pasca bencananya,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












