JURNALSUKABUMI.COM – Perumda BPR Sukabumi Cabang Nyalindung pada pekan lalu, telah mengucurkan fasilitas kredit sebesar Rp200 juta kepada ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K). Pinjaman keuangan diberikan kepada mereka hanya sebatas fasilitas kredit saja untuk memenuhi kebutuhannya baik untuk investasi maupun kebutuhan-kebutuhan lainnya.
“Untuk sementara kita masih ‘on proses’ dalam pengelolaan penggajian ASN P3K. Karena masih dikelola di bank lain. Sebelum sampai ke situ, kita membantu dalam fasilitas kredit saja. Untuk suku bunga P3K, kita kasih hanya 1 persen per bulan,” kata Kepala Cabang BPR Nyalindung, Yudha Prawiranegara, Kamis (11/8/22).
Pada prinsipnya kata dia, saat ini, program P3K sudah dikelola oleh pemerintah daerah. Dia berharap BPR Sukabumi sendiri, dapat membantu pemda dalam pengelolaan keuangan terutama penggajian. Selama ini, penggajian itu dikelola bank lain di luar BPR. Oleh karena itu, keinginan BPR sebagai bank plat merah, diharapkan bisa mengelola itu.
Jumlah nilai pinjaman yang diberikan BPR Sukabumi untuk kredit untuk para pegawai P3K jelasnya, berkisar antara Rp75 hingga Rp80 juta. Di Nyalindung sendiri baru terealisasi sekitar Rp200 juta. Dari jumlah itu ujarnya, ke depan diharapkan bisa lebih meningkat lagi.
Durasi kontrak P3K itu terangnya, informasi awalnya berlaku selama empat tahun. Ada pun yang sudah berjalan baru sekitar dua tahun. Sedangkan yang baru, berjalan satu tahun. Setelah masa kontrak habis, maka akan dilakukan perpanjangan.
“Informasinya, kenapa satu tahun, supaya nanti bareng sama yang dua tahun. Jadi selesai masa kontraknya, jadi ke depannya bareng lagi, kontraknya per dua tahun. Tapi kemungkinannya per dua tahun. Walaupun berdurasi per dua tahun, BPR percaya kontraknya akan diperpanjang,” ungkapnya.
Maka kepercayaan ini, akan dimanfaatkan betul, dan dimuat dalam bentuk kebijakkan BPR. Untuk fasilitas kreditnya bisa sampai empat tahun, maksimal lima tahun. Jika melihat prospek dan terakomodir seluruhnya, portofolionya bisa mencapai Rp3 miliar. Saat ini, yang baru terakomodir adalah ASN P3K Dinas Pendidikan (Disdik). Terkait program tersebut, BPR Nyalindung baru mengelola dua kecamatan yaitu Nyalindung dan Purabaya.
Redaktur: Usep Mulyana












