JURNALSUKABUMI.COM – Jagat media sosial Sukabumi dihebohkan dengan video sejumlah pemuda laki-laki dan wanita berjoget diiringi musik yang dimainkan disc jockey (DJ) di sebuah ruangan dengan lampu gemerlap warna-warni ala ‘Kelab Malam’.
Video tersebut mendapat respons beragam dari warganet, lantaran diduga menampilkan gerakan vulgar. Video berdurasi 53 detik itu diunggah salah satu akun Instagram publik Sukabumi pada Senin, 8 Agustus 2022.
Hingga Rabu (10/8/2022) pukul 22.41 WIB, video ini telah disukai 378 pengguna Instagram dan mendapat 46 komentar. “Sukabumi sisi gelap,” tulis akun @miftahfarid_mc di kolom komentar.
Belum diketahui dengan pasti di mana dan kapan video tersebut diambil. Namun, pada 31 Juli 2022, akun Instagram yang sama mengunggah semacam video promosi acara vila party bertema hutan liar. Unggahan ini menyebut acara pesta dilaksanakan di Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, 6 Agustus 2022.
Dikonfirmasi, Kapolsek Kadudampit, Ipda Awan Kurniawan mengatakan, akan mencari tahu video tersebut. Namun, Awan menduga video itu merupakan acara ulang tahun di Kadudampit. “Besok kita cari tahu. Mungkin itu video ulang tahun adanya di Dampit (Kadudampit),” kata Awan.
Sementara, Ketua Umum Laskar Fisabilillah, Abi Holil Assubki ikut mengomentari video tersebut. Menurutnya, diduga ada kurangnya pengawasan tempat hiburan maupun hotel.
Abi berujar, aksi di video itu tidak sesuai norma agama dan negara karena dapat merusak moral generasi bangsa, terutama di Sukabumi.
“Kami berharap pihak terkait menyelidiki di mana acara tersebut dilaksanakan dan memanggil pihak manajemen untuk dimintai keterangan dan diberi sanksi. Apabila perlu izinnya dicabut,” tegas Abi.
Penelusuran jurnalsukabumi.com ke sebuah lokasi wisata di Kadudampit yang diduga awalnya hendak menjadi lokasi gelaran party tersebut, seorang pengelola membenarkan pihaknya pernah mendapat tawaran untuk itu.
“Ya pernah kedatangan tamu untuk meminta digelar acara seperti itu disini. Namun karena kita hanya sampai 23.00 WIB harus sudah selesai. Jadi tidak sesuai, karena mereka mintanya lebih dari jam segitu acara itu digelar,” tandas management di lokasi tersebut, berinisial BM, setelah diperlihatkan video yang viral itu.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan












