Pabrik Kayu di Cikembar Terbakar, Lima Unit Kendaraan DPKP Dikerahkan

Jumat, 15 Juli 2022 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kebakaran terjadi di Pabrik Triplek di Kampung Lebakjero RT. 03/04, Kedusunan Mekarsari, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat (15/7/22).

Kebakaran diketahui pertama kali oleh pekerja sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga kebakaran terjadi akibat adanya arus pendek listrik, hingga akhirnya menjalar ketumpukan material mudah terbakar.

“Pabrik kayu triplek milik PT Sakti Semesta Lancar (PT.SSL) itu hangus dilalap si jago merah. Diduga berasal dari kabel lampu tembak yang membakar tiang bambu hingga akhirnya menjalar kematerial lain,” ujar Ginanjar Kadus Mekarsari, Desa Parakanlima.

Ketika api membukar tumpukan kayu di lokasi pabrik, sempat ada upaya memadamkan api oleh pekerja beserta masyarakat. Namun karena adanya hembusan angin yang cukup besar dan sejumlah barang di lokasi yang mudah terbakar maka usaha untuk memadamkan gagal. Dengan cepat api membesar dan tumpukan triplek terbakar.

“Pengelola pabrik kayu itu, tidak punya nomor orang Damkar. Untungnya, Pak Ucup sebagai Ketua RW 04 yang mengetahui kejadian itu, langsung membuat laporan ke petugas pemadam kebakaran sekira pukul 06.00 WIB,” terangnya.

Beberapa saat kemudian petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi datang dan langsung melakukan upaya pemadaman. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

Hasil evakuasi, kurang lebih dari 5 jam berusaha memadamkan api. Namun api masih terlihat berkobar di bagian belakang pabrik. Beruntung Pabrik jauhd ari tempat pemukiman warga.

“Tidak ada korban dalam bencana kebakaran itu. Hanya saja mengalami kerugian hingga ratusan juta. Sebab, hampir 80 kubik kayu log dari jenis kayu albasiah, jabon dan kayu racuk ikut terbakar,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru