JURNALSULABUMI.COM – Tak hanya di kota-kota besar, penggemar otomotif di berbagai pelosok daerah, seperti di Sukabumi pun mulai menggandrungi dunia modifikasi pembuatan mini jeep.
Berkat kepiawaian Ade Sutisna alias Emed, warga Kampung Cikembang RT. 02/04, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, mampu menciptakan sebuah Mini Jeep unik.
Sebuah mobil kecil bermesin sepeda motor mesin Honda merek karisma itu dibuat semirip mungkin bahkan terbilang merupakan miniatur fisik mobil aslinya.

“Mini Jeep ini memiliki tinggi 1,30 meter, panjang 2,20 meter dan lebar 1,5 meter. Pembuatannya memakan waktu tiga bulan saja,” ujar Emed kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (13/07/2022).
Pemilik Bengkel Modifikasi Sukabumi yang berlokasi di Cimahi, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat itu menjelaskan, maha karyanya itu didesain khusus untuk empat penumpang, seperti mobil jeep pada umumnya.
“Mobil Mini Jeep ini bermesin motor bebek 4 tak. Kapasitas mesinnya 125 cc. Jadi kecepatan mobil ini tergantung mesin yang dipakai,” jelasnya.
Pria kelahiran Sukabumi 1968 ini mengaku, ada kesulitan pada perubahan mesin yang terletak pada counter gear atau pemasangan gigi mundurnya saja. Adapun pemakaian giginya, seperti mobil biasa.
“Ada empat gigi maju dan satu mundur. Nah di posisi inilah yang terbilang rumit. Kalau pemakaiannya seperti mobil aslinya saja sih,” kata Emed.
Dilengkapi karburator, Mini Jeep ini juga dipasangi gas dan rem serta kopling seperti aslinya. Namun, untuk tangki bensin cukup enam liter saja dan untuk tambahan rem tangan belum terpasang.
“Jujur saya masih rumit kalau pasang rem tangan. Jadi yang dipasang hanya menggunakan rem kaki, gas dan kopling saja,” terangnya.
Tak hanya itu, untuk melengkapi desain semirip aslinya, mobil ciptaan Emed ini pun dipasang lampu depan didampingi lampu sein, juga klakson. Dan untuk bahan body terbuat dari plat 1 mili.
“Pada finishing kita pasang cat duko warna hijau army. Sementara untuk bobot kendaraan sekira 250 kilogram,” jelasnya.
Saat disinggung modal produkai Mini Jeep tersebut, Emed mengaku dikisaran puluhan juta saja. “Kalau ditotalkan, ya kisaran Rp 30 juta,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












