JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, menyampaikan sejumlah hal penting dalam rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) XIV tahun 2022 di Kabupaten Bogor, Sabtu (18/6/22). Rakernas tersebut, salah satunya membahas tentang bagi hasil (DBH) yang banyak dibahas daerah yang memiliki perkebunan sawit.
“DBH banyak diminta oleh daerah yang memiliki perkebunan sawit. Padahal, DBH lain harus menjadi perhatian. Sebab, DBH hak daerah untuk membangun. Apalagi, salah satu pembangunan daerah dari DBH,”kata Marwan.
Bupati juga mengatakan, rakernas ini menjadi ajang menyampaikan pemikiran seluruh kepala daerah dari kabupaten dimulai dari inspirasi, harapan, hingga kondisi daerah.
“Hasil dari kesepakatan dalam rakernas ini, nantinya bisa disampaikan ke Presiden untuk dijadikan solusi dalam memecahkan persoalan daerah,” ujarnya.
Dirinya mencontohkan kondisi pasca pandemi yang memerlukan percepatan pemberdayaan, investasi, dan lainnya. Sehingga, hal yang menyangkut kebijakan daerah bisa disinkronkan dengan kebijakan Presiden ataupun Kementerian.
“Rakernas ini, memberikan ruang jawaban tadi,” ucapnya.
Ketua APKASI, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, rakernas ini menjadi momentum membangkitkan daerah setelah pandemi yang melanda dunia dalam dua tahun terakhir. Sebab, harapan rakyat berpangku kepada pemerintah.
“APKASI berkomitmen dalam pemulihan ekonomi. Hal itu tentu saja dengan spirit kolaborasi. Sebab, pemulihan ekonomi tidak beridir sendiri. Sehingga, sinergitas harus terus dibuat,” bebernya.
Maka dari itu, pertemuan ini untuk menyelesaikan permasalahan di daerah dan pusat. Apalagi, APKASI hadir untuk memberikan solusi dan saran.
“Terima kasih pak Mendagri yang telah memberikan perhatian khusus. Komunikasi dan kolaborasi dengan Kemendagri sangat berjalan harmonis,” jelasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












