Gempar Video Aksi Tawuran Pelajar SMP di Rel Kereta di Cisaat, Buat Konten?

Rabu, 1 Juni 2022 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah video aksi tawuran antar pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di perlintasan rel kereta api (KA) di Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (31/5/2022).

Video aksi tawuran itu berdurasi 22 detik. Terlihat belasan pelajar berseragam SMP itu saling serang dari kedua arah, timur dan barat, di tengah rel kereta api.

Tidak hanya saling serang, para pelajar juga terlihat mengacungkan beberapa senjata tajam. Tak lama dari aksi itu, mereka kemudian berlarian terkocar-kacir ke berbagai arah.

Mirisnya, pada video itu disajikan dengan soundtrack lagu remix Alan Walker berjudul Lily. Bahkan, pada detik 15 terlihat seorang lainnya yang juga mengangkat handphone dengan posisi layar hp landscape, seolah insiden tersebut sengaja dibuat untuk menjadi konten.

Penelusuran jurnalsukabumi.com, peristiwa tawuran itu berlokasi di Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Keterangan tersebut didapat berdasarkan simbol-simbol yang tertera di video dengan yang ditemui di lapangan memiliki persamaan.

Lokasi tersebut juga ternyata cukup jauh dengan pemukiman warga. Hanya terdapat satu bangunan sekolah, itu pun membelakangi lokasi kejadian.

Adapun kondisi pada kanan dan kiri kawasan rel kereta api itu, hanya terlihat persawahan dan sebagian semak belukar, serta kolam ikan.

Peristiwa dalam video itu juga diperkuat dengan pengakuan salah seorang warga berinisial S (37), yang mengatakan melihat kejadian tersebut. Dia mengungkapkan, aksiden tawuran antar pelajar SMP itu terjadi pada Selasa (31/5/2022) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB.

“Pas abis kereta lewat, satu dari arah wetan terus ti kulon. Jadi yang kelihatan mah tawuran anak-anak SMP,” ujar S saat ditemui jurnalsukabumi.com di lokasi, Rabu (1/6/2022).

Dia menjelaskan, kumpulan anak SMP itu beberapa diantaranya membawa alat senjata. Untungnya sabetan sajam tidak sampai mengenai satu sama lain. .

“Iya pada bawa alat, celurit, gobang (pattimura) bedog, batu, gir,” jelasnya.

Lanjutnya, warga yang melihat kejadian itu pun langsung membubarkan para pelajar tersebut. Dia juga menambahkan, mendapat informasi bahwa para siswa itu berasal dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di wilayah Kecamatan Gunungguruh dan Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah enggak ada yang kena, cuman saling angkat senjata aja pas udah deket. Bubar masing-masing lari kemana-mana karena warga ngebubarin,” tutur dia.

Warga pun mengaku resah atas kejadian tersebut. Pasalnya, lokasi itu sering digunakan sebagai lokasi tawuran antar siswa.

“Baru kemarin ada lagi. Sebelum-sebelumnya mah suka ada polisi,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Tujuh Sapi Kurban Berbobot 6 Ton Disalurkan untuk Masyarakat Kabupaten Sukabumi
Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB

Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terbaru