Diduga Akan Melakukan Penyerangan, 57 Siswa SMK di Warudoyong Sukabumi Diamankan Polisi

Senin, 30 Mei 2022 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 57 siswa SMK diamankan di Mako Polsek Warudoyong Kota Sukabumi, Senin (30/5/2022) sore hari.

Para pelajar itu kedapatan tengah berkonvoi menggunakan sepeda motor di sekitaran Jalan Cemerlang, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Disaat bersamaan, jajaran Polsek Warudoyong yang sedang berpatroli kemudian mengamankan gerombolan pelajar bermotor itu.

Kapolsek Warudoyong, Kompol Budi Setiana menuturkan, peristiwa itu bermula dari laporan anggotanya yang sedang melakukan patroli. Terdapat sekelompok siswa dengan mengendarai sepeda motor, tengah berkumpul di persimpangan Jalan Cemerlang.

“Di waktu bersamaan, lanjut dia saat dihampiri petugas patroli sekelompok siswa itu kabur dan membubarkan diri, sebagian diantaranya menggunakan sepeda motor,” ungkap Budi.

Pada saat bersamaan, para siswa SMK itu diarahkan untuk bubar, namun para siswa itu malah pada lari berhamburan. Polsek Warudoyong bekerjasama dengan pihak TNI mengamankan para siswa itu.  Mereka dibawa ke Mako Polsek Warudoyong

Lebih lanjut Budi mengatakan, jika perkumpulan pelajar yang nongkrong itu terindikasi akan melakukan penyerangan dan tawuran dengan sekolah SMK Pajajaran, yang juga berlokasi di sekitar tempat siswa itu berkumpul.

“Kalau dilihat dari handphone yang ada di kita ini, terindikasi akan melakukan tawuran dengan SMK Pajajaran. Kalau dilihat dari isi pesan Whatsapp dari beberapa siswa,” terang dia.

Lanjut Budi, tindakan yang pihaknya ambil adalah melakukan tes urine kepada para siswa itu.

“Kita ambil langkah untuk dilakukan tes urine, dan hasilnya semua negatif. Adapun kendaraan yang disita sebanyak 28 unit motor, dengan tindakan tilang oleh Satlantas Polres Sukabumi Kota,” sambungnya.

Ia pun menjelaskan, setelah peristiwa tersebut pihaknya bekerjasama dengan jajaran Polres Sukabumi Kota untuk kemudian melakukan pembinaan. “Langkah selanjutnya kita lakukan pembinaan, bersama Satuan Binmas dan Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota. Dan mengarahkan untuk membuat pernyataan, yang langsung ditandatangan oleh siswa yang bersangkutan. Dengan diketahui oleh orang tua siswa, juga pihak sekolah,” tandasnya.

Sementara, pantauan jurnalsukabumi.com di lokasi salah satu diantara siswa itu seharusnya sedang dalam masa berduka, karena kakak dari seorang diantaranya baru saja meninggal dunia.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru