JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mendampingi Badan Informasi Goespasial (BIG) melakukan survei pemetaan wilayah terdampak bencana tsunami di Kabupaten Sukabumi. Senin (30/5/22).
Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari dari mulai Kamis 25 Mei sampai dengan Minggu, 29 Mei 2022. Ada pun lokasi yang menjadi tempat kunjungan tim adalah di Kecamatan Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu dan Simpanan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan Saputra, mengatakan, kegiatan yang dilakukan meliputi pengecekan titik koordinat pada tempat evakuasi sementara (TES) dan tempat evakuasi akhir (TEA) yang sudah terdata di peta. 
“Mengecek ulang ketinggian TES dan TEA, mendata fasilitas umum dan sosial di sekitar TES dan TEA dan luasan TES dan TEA,” kata Wawan kepada jurnalsukabumi.com, saat di lokasi.
Data yang sudah dimiliki BPBD sambung Wawan, tentang tsunami baik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan yang lainnya.
“Nantinya akan di sinkronkan dengan hasil survey BIG sehingga diharapkan menjadi satu data yang sama,” ucapnya
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Usep Mulyana












