JURNALSUKABUMI.COM – Jagat media tengah dihebohkan dengan unggahan seorang pemuda yang mendengar suara gemuruh di kampungnya, di Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Sukabumi pada hari Jumat-Sabtu 23-24 April 2022.
BPBD kabupaten Sukabumi kemudian menyambangi lokasi untuk memastikan kabar tersebut pada Minggu (24/04/2022), dan memastikan tidak ditemukan keretakan maupun kerusakan lainnya.
Kepala Desa Selajambe, Pipin Saripin, mengaku langsung menemui warga untuk meminta keterangan lebih lanjut pada malam harinya. Ia mendatangi warga yang mengunggah kabar suara gemuruh itu.
“Malam saya ke sana. Konfirmasi, takutnya hoak. Katanya memang betul ada suara gerrrr (gemuruh,red) dan getaran kecil lumayan lama, semenit lebih. Saya khawatirnya seperti di Kadudampit dulu ada pergerakan tanah, tapi dari BPBD ke sana juga enggak ada retak,” ujar Pipin saat ditemui jurnalsukabumi.com di Balai Desa Selajambe.
Keterangan terpisah yang didapati jurnalsukabumi saat menemui warga di lokas menyebutkan fenomena tersebut pernah terjadi sebelumnya.
“Iya saya juga dengar kalau yang gemuruh itu, sudah biasa (ada) suara gemuruh. Tapi ada yang menyadari, ada juga yang tidak (merasakan),” ujar seorang ibu yang tengah menggendong anaknya, memberi keterangan kepada jurnalsukabumi.com dengan Bahasa Sunda.
Sebagai informasi, lokasi tersebut tepatnya berada dekat dengan persawahan dan terdapat beberapa kolam yang cukup luas. Lokasi itu juga berdekatan dengan TPU (tempat pemakaman umum). Karena itu, sempat tersiar mitos dari warga sana.
“Ada cerita dari warga juga, kaya pemancing yang lagi mancing di sekitar kolam sana dengar suara gemuruh dari air, kadang dengar gerrr (gemuruh), langsung lari gitu,” imbuh Pipin, Kepala Desa Selajambe.
Kendati demikian, baik warga maupun dari pihak pemerintah masih belum mengetahui penyebab pasti kerap terjadinya suara gemuruh di Kampung Rawabangke, Desa Selajambe itu.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor












