Reaktivasi Rute Angkot 08, Dishub Kota Sukabumi: Untuk Kemudahan Akses Bersama

Senin, 14 Maret 2022 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, akan tetap mereaktivasi rute angkot Jurusan Cisaat – Lettu Bakrie. Walaupun mendapat penolakan dari sejumlah sopir.

Kadishub Kota Sukabumi Abdul Rachman, mengatakan, reaktivasi itu dilakukan untuk memudahkan akses bagi masyarakat dan pengemudi angkot.

“Sebetulnya, reaktivasi itu adalah untuk kemudahan akses. Apalagi, ini kesempatan para supir. Jalan ke pasar pelita bisa dilalui oleh angkot, jika dimanfaatkan lagi oleh PKL tidak akan bisa dipakai lagi,” kata Abdul kepada jurnalsukabumi.com, Senin (15/05/22).

Apalagi kata dia, rute tersebut sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan dalam Surat Keterangan (SK) Wali Kota Sukabumi tahun 2003 tentang rute angkutan kota.

Sehingga untuk merubahnya. Dishub harus menunggu SK Perubahan yang dikeluarkan oleh Wali Kota Sukabumi.

“Kita akan tetap memberlakukan itu karena belum ada perubahan dari SK Wali Kota Sukabumi tahun 2003. Karena kita akan mereaktivasi rute yang dulu sempat tertutup kita buka kembali,” jelasnya.

Sebelumya ratusan supir angkutan kota jurusan Cisaat – Lettu Bakrie, melakukan aksi mogok jalan. Aksi tersebut dampak dari reaktivasi rute yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Aksi tersebut diwarnai dengan aksi unjuk rasa ke Kantor Dishub hingga Gedung DPRD Kota Sukabumi. Dimana para sopir meminta rute jurusan angkot itu kembali ke rute sebelumnya.

Abdul Rachman menyebutkan, aksi mogok masal ini diakibatkan tidak setujunya aturan rekayasa arus atau revitalisasi yang dikeluarkan Dishub yang berlaku hari ini.

“Sebetulnya ini reaktivasi jalur yang dulu. Sebenarnya kita sudah diskusi dengan perwakilan pengemudi angkot KKU pengusaha hingga pemilik mereka setuju. Tetapi ketika disosialisasikan dengan yang lain mereka menolak,” kata Abdul.

Lebih lanjut dia mengatakan, rekayasa arus lalu lintas itu di lakukan dengan sistem satu arah, mulai dari Jalan Zaenal Jakse menuju Jalan Stasiun Timur langsung belok kanan ke arah Jalan Pasar Timur, dan ke Jalan Harun Kabir.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru