Geopark Ciletuh Hidupkan Denyut Nadi Ekonomi Warga Sukabumi

Sabtu, 12 Februari 2022 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Geological Park atau sering disebut Geopark adalah kawasan yang memiliki unsur geologi yang masyhur. Keberadaan masyarakat setempat juga ikut berperan dalam melindungi warisan alam tersebut. Secara ekonomis, keberadaan berkaitan erat dengan keberlangsungan hidup mereka di masa depan.

Di Indonesia, terdapat lima Geopark yang diakui UNESCO, salah satunya Geopark Ciletuh yang berada di Kabupaten Sukabumi. Taman Bumi ini diresmikan oleh UNESCO menjadi Global Geopark Network pada 12 April 2018, karena memiliki poin yang bagus dari setiap kriteria penilaian.

“Potensinya sangat besar. Keindahan alamnya lengkap. Ada landscape, gunung, air terjun, sawah, ladang dan berujung di muara sungai ke laut lengkap dengan warisan geologi yang luar biasa. Karena itu harus cepat dikembangkan agar bisa menghidupkan ekonomi masyarakat,” ujar General Manager Bidang Pengelola Geopark Ciletuh – Pelabuhanratu kala itu, Dana Budiman.

Disamping itu, yang membuat Geopark Ciletuh menjadi UNESCO Global Geopark adalah petunjuk jalan yang lengkap.

“Dari mana-mana petunjuk sudah jelas. Kami sudah ada penilaian asesor, penilaiannya penunjuk jalan harus jelas,” kata pejabat Dinas Pariwisata Jawa Barat.

Geopark Ciletuh juga memiliki keunikan fenomena alam yang dapat dijadikan destinasi wisata. Di sana ada fenomena yang luar biasa seperti ada air panas yang tidak pernah berhenti menyembur. Geyser adalah sejenis mata air panas yang menyembur ke udara secara periodik, mengeluarkan air panas dan uap air ke udara.

Fenomena itu terjadi karena adanya tekanan tinggi dari dalam perut bumi dan mengakibatkan air menyembur ke permukaan bumi. Geyser ini dapat juga ditemukan di Sukabumi. Lebih tepatnya di Geyser Cisolok, Sukabumi.

Letak lokasinya hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Pantai Citepus Pelabuhan Ratu. Wisata Alam ini dikelola langsung dan masuk dalam wilayah Geopark Ciletuh. Yang menjadi keunikan dari Geyser ini adalah airnya yang menyembur dari perut bumi terus menerus selama 24 jam tanpa henti. Menjadikan Geyser Cisolok ini satu-satunya fenomena alam langka yang masih aktif hingga saat ini.

Semburan air yang keluar dari Geyser ini tidak mengandung belerang dan sangat berbeda dengan sumber air panas di daerah lain. Masyarakat percaya bahwa air panas tersebut, memiliki khasiat. Sebab airnya mengandung mineral yang tinggi dan bisa dimanfaatkan untuk terapi penyembuhan penyakit kulit.

Alhasil, Geopark Ciletuh merupakan daerah yang potensial untuk dijadikan daerah tujuan wisatawan. Karena destinasi wisata alam yang cukup banyak, dengan keindahan alam, akses dan petunjuk jalan yang lengkap, membuat Geopark Ciletuh menjadi destinasi wisata favorit bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Redaktur: Usep Mulyana

 

Berita Terkait

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli
CPUGGp Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Korve Jalur Palabuhanratu–Cisolok, DLH: Upaya Jaga Kualitas Lingkungan
Bikin Ngiler! Bakso Ikan Rumput Laut Rika di Karangtengah Cibadak, Lezat dan Sehat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:39 WIB

Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:50 WIB

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:35 WIB

Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli

Berita Terbaru