UPTD Pertanian Jampangtengah Apresiasi Capaian Panen Jagung Musim Tanam 2021-2022

Sabtu, 5 Februari 2022 - 14:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Wilayah V Jampangtengah, mengapresiasi pencapaian hasil panen jagung untuk musim tanam Maret-Mei 2021 dan November-Januari 2022. Hingga Februari para petani di Jampangtengah kembali memasuki musim tanam pertama di awal tahun

“Penanaman jagung di musim pertama bulan Maret-Mei mencapai 3.000 hektare. Sementara di musim tanam kedua berada di angka 1.600 hektare,” kata Kepala UPTD Pertanian Jampangtengah, Bambang, Sudarsono kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (4/2/22).

Berbicara varietas benih jagung lanjut dia, cukup beragam. Petani ada yang menanam benih Pioneer, NK 212, Asia Gold, Bima, Nasa. NK 212 termasuk varietas paling baik diantara varietas yang ada, karena jagungnya besar tongkolnya kecil.

“Salah satu contohnya adalah benih jagung NK 212, pipilnya besar-besar dan tongkolnya kecil. Berbeda dengan Asia Gold, pipilnya kecil-kecil tapi rapat,” kata Bambang.

Berkaitan dengan sistem anggaran, kegiatan di Dinas Pertanian kata Bambang, saat ini, sama sekali idak berhubungan dengan yang namanya dana. Program dilakukan melalui lelang pusat. Pola seperti ini kata dia, lebih baik karena program yang dijalankan lebih terintegrasi.

“Kalau pun dalam bentuk uang tetap saja akan dibayarkan. Kami lebih enjoy karena tidak harus menyiapkan rekening. agar sistem kegiatannya lebih terintegrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Rido Manah 14, Desa Cijulang, Dede Iskandar menuturkan, bibit yang ditanam saat ini adalah berasal dari penyisihan hasil panen musim tanam pertama.

“Kami biasa menyimpan benih dari hasil panen pada musim tanam pertama sekitar satu persen. Rata-rata setiap panen, menyimpan satu sampai dua kilogram,” kata Dede Iskandar.

Satu hektare lahan populasinya sebanyak 32 ribu pohon. Jika per pohon menghasilkan empat bongkol, berarti per hektare menghasilkan panen sekitar delapan ton.

“Puncak panen jatuh pada musim tanam Nopember, Desember dan Januari. Tak main-main hasil panen mencapai 2.000 ton pipil kering dari lima orang pengepul. Diprediksi, sampai Juni 2022, petani di Jampangtengah akan terus panen,” katanya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:53 WIB

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB