PT Pertamina Buka Akses Jalan, Sekmat: Untuk Kepentingan Relokasi

Kamis, 27 Januari 2022 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah tembok setinggi kurang lebih dua meter di Kampung Rawa Kalong, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang mengurung permukiman warga akhirnya dibongkar.

Pembongkaran tersebut bertujuan untuk membuka akses jalan bagi 26 warga yang akan direlokasi agar pelaksanaan pemindahan lebih mudah.

“Kemarin Rabu, kecamatan beserta Satpol PP, Kelurahan, Kabag SDA dah pihak pertamina membuka tembok beton untuk akses jalan masyarakat,” kata Ece Misbah Sekertaris Camat Palabuhanratu saat ditemuin di ruanganya, Kamis (27/1/2022).

Pihak PT Pertamina sendiri memberikan waktu empat pekan bagi pemerintah untuk melakukan relokasi. Dan akan ditambah dua pekan lagi apabila pemindahan masih belum terselesaikan.

“Jadi, dalam waktu 6 pekan lokasi tersebut harus dikosongkan dan seluruhnya harus direlokasi. Pemerintah rencananya akan merelokasi warga ke Kampung Sampalan, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu,” terangnya.

Relokasi tanah yang bakal dipakai ini, lanjut Sekmat, merupakan tanah pemerintah daerah. Nantinya seluruh masyarakat yang berprofesi sebagai pengasin ikan bakal ditempatkan di sana dan rencananya lahan tersebut cukup untuk 60 permukiman warga atau rumah warga.

“Alhamdulillah Pertamina legowo dan mau membongkar pagar beton untuk akses jalan, tetapi pembukaan akses ini bersifat sementara hingga warga direlokasi ke tempat lain,” tuturnya.

Sebelumnya, kata Misbah, tembok beton yang di bangun oleh perusahaan PT Pertamina Persero itu menutup seluruh akses jalan yang biasa warga sekitar pergunakan.

Karena tidak ada akses jalan, warga yang rumahnya tertutup terpaksa membuat sebuah tangga dari kayu agar dapat melintas menuju Jalan Raya Rawakalong.

“Alhamdulillah pembongkaran dapat terealisasi setelah unsur pemerintah bersama tokoh masyarakat melakukan upaya mediasi dengan PT Pertamina beberapa waktu lalu,” ucapnya.

Sementara itu, lurah Palabuhanratu Hendri menambahkan, respon masyarakat terhadap rencana relokasi dari pemerintah sangat baik, seluruhnya setuju dengan langkah yang diambil pemerintah sebagai penyedia lahan relokasi.

“Saya berharap semua warga di kampung tersebut mengikut relokasi ini. Menurut saya, relokasi ini merupakan kesempatan baik bagi mereka, karena bisa menempati lahan dan melakukan usahanya tanpa khawatir akan diusir seperti sekarang,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru