Dinilai Pecah Belah Etnis, Damas Sukabumi Minta Arteria Dahlan Dicopot

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUM.COM – Pernyataan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan yang meminta Kajati memakai bahasa Sunda dicopot menuai kecaman.

Tak hanya datang dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga budayawan saja kecaman itu datang dari Daya Mahasiswa Sunda Cabang (DAMAS) Sukabumi.

Ketua Damas Sukabumi, Indra Lesmana Sidik, mengatakan pernyataan tersebut menjadi suatu bukti bahwa yang anggota DPR RI itu tidak pantas menduduki bangku wakil rakyat.

“Mau itu ungkapan ganti orangnya ataupun ganti bahasa dengan bahasa Indonesia, tetap ungkapan Arteria Dahlan menjadi kesalahan yang besar. Pasalnya bahasa Sunda merupakan bagian dari integral budaya yang di akui eksistensinya di Indonesia,” kata Indra.

Lanjut dia, ungkapan tersebut sangat menyakiti hati etnis Sunda. Untuk itu dia meminta agar menggantikan Arteria Dahlan. Pasalnya dikhawatirkan dapat pemicu pecahnya antar etnis bangsa ini.

Apalagi kata dia mengingat anggota DPR RI ini berasal dari Fraksi Partai yang berlandaskan idelogi kebangsaan yang seharusnya menghargai betul dari keberagaman negeri ini.

“Dia harusnya sadar sedang tingggal dimana dan menjadi warga negara mana? Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beragam agama, etnis, suku dan budaya. Sampai disi cukup kiranya untak menjadi dasar menggangikan posisinya oleh orang yang lebih menghargai akan beragaman,” ujarnya.

Apabila tidak ada tindakan yang nyata dari pihak partai, dia meminta dewan kehormatan untuk melakukan pemecataan. Hal tersebut ditakutkan hal tersebir akan memicu awal perpecahan etnis bangsa ini.

“Yang paling pasti akan semakin membesar serta meluasnya desakan dari masyarakat terutama dari masyarakat sunda itu sendiri. Sebelum terjadinya mobilisasi masa dan pergerakan yang lebih besar harus secepatnya kejadian ini diatasi denga menimbulkan efek jera pada yang bersangkuatan,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi
Rangkul Kalangan Santri, Iman Adinugraha Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al-Fatah
Perkuat Basis Pemuda, Golkar Sukabumi Konsolidasi “Karya Siaga Gatra Praja” di Sukabumi
Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 
Heri Gunawan Bedah Pendidikan Pemilih di Mekarsari Cicurug, Tekankan Akurasi Data dan Etika Politik
Empat Bacalon Ketua Siap Ramaikan Muscab PKB Kabupaten Sukabumi, Sosoknya?
DPC PKB Kota Sukabumi Gelar Muscab ke-VI, Ini Tujuh Nama Bacalon Ketua

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:53 WIB

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:21 WIB

Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Rangkul Kalangan Santri, Iman Adinugraha Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al-Fatah

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:49 WIB

Perkuat Basis Pemuda, Golkar Sukabumi Konsolidasi “Karya Siaga Gatra Praja” di Sukabumi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:06 WIB

Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 

Berita Terbaru