Kang Emil Sambangi Petani Milenial di Sukaraja

Selasa, 11 Januari 2022 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil, mendorong petani milenial untuk membuka dan mengoptimalkan lahan pertanian di desa ketimbang hijrah ke kota. Walaupun ada di pedesaan dengan skill digital yang mumpuni akan akan bisa mengelola bisnis dengan cara apa pun dan dimana pun berada.

Hai tersebut diungkapkan Kang Emil saat mengunjungi petani milenial jamur tiram di Komplek Kantor Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Sukabumi, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/01/22).

Sebagai gubernur kata dia, memiliki tugas membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan di wilayah Jawa Barat. Salah satu bidang pekerjaan.yang bisa dikembangkan kata Emil adalah yang ditunjukkan petani milenial jamur tersebut.

“Para petani jamur tiram yang didominasi para anak anak muda ini penghasilannya bisa tembus Rp4 juta sampai Rp5 juta perbulan. Atau Setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) suatu pekerjaan di kota,” kata lelaki yang punya keahlian dalam bidang arsitektur itu.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Thendy Hendrayana mengatakan, sejumlah potensi petani Milenial yang telah mengembangkan bisnisnya banyak sekali di Sukabumi.

“Mulai dari bertani melon, jamur, pisang, jagung dan komoditas lainnya. Sehingga kami pun terus melakukan pembinaan dengan melibatkan para penyuluh dan UPTD pertanian,” katanya.

Sementara itu salah seorang Petani Jamur Tiram, Surya menyatakan, latar belakang dia membangun usaha jamur tiram itu karena tingginya kebutuhan konsumsi jamur tiram khususnya di wilayah Sukabumi.

“Waktu kita maping di lapangan, ternyata kebutuhan jamur tiram
di sukabumi cukup tinggi, perhari bisa mencapai satu ton. Dilihat dari peluang itu, maka lahirlah suatu ide untuk.mendirikan.usaha yang cukup masuk akal.dan memungkinkan untuk di jalankan,” ujarnya.

“Saat ini, hasil panen yang kami hasilkan setiap harinya baru dikisaran 100 sampai 150 kilogram. Jumlah ini masih jauh dari kebutuhan market yang mencapai satu ton per harinya, tambahnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Semarak Kemerdekaan! Anak-anak Kampung Tapos Riang Gembira Ikut Lomba
Spektakuler! 100 Meter Bendera Merah Putih Membentang di Pantai Karanghawu Sukabumi
Upacara HUT RI Jadi Terapi Sosial bagi 100 ODGJ di Sukabumi
Dari Upacara HUT RI, Bupati Asep Japar Serukan Penguatan Kolaborasi
16 Peserta Ikuti Sertifikasi Selam, Komunitas PENYU Dorong Profesionalisme Penyelam Sukabumi
Semarak HUT RI ke-81, Ribuan Warga Cibadak Tumpah Ruah Ikuti Jalan Santai Berhadiah
Wakil DPD KNPI Sukabumi Soroti Etika Birokrasi: Jabatan Publik untuk Melayani, Bukan Eksklusivitas
Mimpi Warga Cidahu Mulai Terwujud, Pemda Dapat Apresiasi atas Pembangunan Kecamatan dan Infrastruktur Jalan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Semarak Kemerdekaan! Anak-anak Kampung Tapos Riang Gembira Ikut Lomba

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Upacara HUT RI Jadi Terapi Sosial bagi 100 ODGJ di Sukabumi

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Dari Upacara HUT RI, Bupati Asep Japar Serukan Penguatan Kolaborasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:47 WIB

16 Peserta Ikuti Sertifikasi Selam, Komunitas PENYU Dorong Profesionalisme Penyelam Sukabumi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Ribuan Warga Cibadak Tumpah Ruah Ikuti Jalan Santai Berhadiah

Berita Terbaru