Wisatawan Asal Cianjur Terseret Ombak Karanghawu Ditemukan Tewas

Selasa, 9 November 2021 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI. COM – Andi Suherman (27), seorang wisatawan asal Kabupaten Cianjur yang hilang terseret ombak Pantai Karanghawu akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan pada radius 0.3 NM dari lokasi kejadian pada selasa (9/11) pagi ini sekitar pukul 08.45 WIB dan langsung dievakuasi menuju RSUD Palabuhanratu.

“Berkat kerjasama Tim SAR gabungan akhirnya korban kita temukan pagi ini dalam keadaan meninggal dunia,” Ungkap Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) kepada wartawan.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan membagi area pencarian menjadi dua, dimana SRU pertama melakukan pencarian menggunakan Rubber Boat dengan jarak 1 NM² dari lokasi kejadian, kemudian SRU kedua melakukan pencarian visual jalur darat dengan jarak 2 KM dari lokasi kejadian.

“Korban bernama Andi Suherman (27) merupakan warga Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur yang hendak berwisata bersama sanak sodaranya,” terangnya.

Puluhan personil SAR gabungan terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Koramil cisolok, Polsek cisolok, Kecamatan cisolok, Polairud polres sukabumi, BPBD kabupaten Sukabumi, Damkar Kabupaten Sukabumi, Balawista, Pemdes cisolok, Pramuka Peduli, ACT MRI, IEA Sukabumi, CBP Pelabuhan Ratu, dan Masyarakat sekitar.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah berupaya secara optimal dan maksimal untuk melakukan pencarian terhadap korban hingga akhirnya ditemukan, ” tuturnya

Sebelumnya diberitakan pada senin (8/11) sekitar pukul 16.15 WIB korban beserta anak dan satu rekannya sedang berenang di lokasi zona merah Pantai Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kemudian korban terhantam ombak dan menghilang.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru