Tujuh Titik Longsor di Jampang Tengah: Akses Jalan Provinsi Terputus, 5 Kampung Terisolir

Selasa, 9 November 2021 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kecamatan Jampang tengah, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan longsor di tujuh titik ruas jalan provinsi.

Ruas jalan tersebut dari mulai Kampung Jelebud, Desa Jampangtengah hingga Kampung Bungur Desa Bojongjengkol, sehingga enam titik menutup sebagian badan jalan. Satu diantaranya menutup seluruh bagian jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Satu titik longsoran menutup seluruh bagian jalan desa, lokasinya di Kampung Cipeusing RT 01/05 Desa Jampangtengah,” kata Dadi Supardi Petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Jampang Tengah dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Selasa (9/11/2021).

Dampak longsoran, lanjut Dadi, ada lima kampung yang akses utamanya tertutup sementara. Petugas BPBD kabupaten Sukabumi pun berjibaku mengevakuasi material tanah disertai bebatuan.

“Lima kampung terisolir yakni Kampung Cipeusing RT 01/05, kampung Bantar Peuteuy RT 02/05, Kampung Ciguha Tonggoh RT 03/05, Kampung Ciguha Lebak RT 04/05 dan Kampung Sindangsari RT 05/06,” terangnya.

Material longsor, kata P2BK, tinggi 1 Meter, lebar 5 meter, dan panjang 10 Meter. Dari dampak tersebut tidak bisa dibersihkan secara manual, diperlukan alat berat untuk evakuasi.

Sementara longsor lainnya terjadi di Kampung Pasir RT 03/08 Desa Jampangtengah panjang 10 meter, tinggi 6 meter, lebar 2 meter. 2 Unit rumah Deni Nandang 1 Kartu Keluarga 5 jiwa dan Abin 1 Kartu Keluarga 3 jiwa terancam.

Longsor Kampung Cicadas RT 27/06 Desa Panumbangan panjang 8 meter, tinggi 2 meter, lebar 2 meter. 1 unit rumah Yosep Risman Maulana 1 Kartu keluarga 3 jiwa, dinding rumah jebol dan Longsor Kampung Bibijilan RT 003/009 Desa Tanjungsari 2 unit rumah terancam.

Selain longsor banjir pun melanda Kampung Bungur RT 16/04 Desa Bojongjengkol 1 unit rumah terendam 20 Centimeter dan Kampung Cilawang RT 23 Desa Panumbangan kontrakan milik ibu Eli sebanyak 9 pintu terendam ketinggian 20 cm. Kini semua penghuni telah di evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani menerjunkan alat berat untuk mengevakuasi longsoran yang terjadi di Kecamatan Jampang Tengah.

“Stelah mendapat laporan, Alat berat langsung diterjunkan dan kini sedang menuju lokasi longsor,” singkat Anita.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terbaru