Mengenal Yayasan Ashefa Griya Pusaka, Tempat Rehabilitasi Medis dan Sosial di Kota Sukabumi

Selasa, 9 November 2021 - 22:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Yayasan Ashefa Griya Pusaka Sukabumi yang berlokasi di Jalan Sriwidari, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi diresmikan, Selasa (9/11/2021). Seremoni peresmian dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Sy. Zainal Abidin.

Direktur Utama Yayasan Ashefa Griya Pusaka Cabang Sukabumi, Hendra Aryandie, mengatakan yayasan tersebut bergerak dalam rehabilitasi medis dan sosial.

“Minimal kita observasi selama 7 hari dulu, baru nanti ada rekomendasi. Apakah pasien tersebut bisa kita rawat atau bisa dirawat jalan, tergantung dari tingkat adiksi masing-masing pasien itu sendiri,” kata Hendra kepada Jurnalsukabumi.com seusai acara peremian gunting pita Selasa (09/11/23).

Yayasan Ashefa Griya Pusaka Cabang Sukabumi menerima dua kategori pasien. Yakni pasien yang direkomendasikan oleh kepolisian, dan pasien umum.

“Persyaratannya hanya bawa e-ktp dan kartu keluarga lalu melampirkan surat permohonan untuk direhab. Bisa langsung kepada bagian administrasi, intinya kita fokus ke pemulihan pasien dan fokus ke pemulihan pasien, kita peduli sama generasi bangsa ini,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, Yayasan Ashefa Griya Pusaka Cabang Sukabumi juga membagikan beras kepada warga sekitar. “Beberapa waktu lalu juga menggelar kegiatan sosial lainnya diantaranya membagikan paket sembako kepada yatim piatu di panti asuhan,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru