PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat. Sinergi dengan pemerintah dinilai penting, tetapi harus tetap diiringi sikap kritis dan konstruktif.

Bendahara DPC PA GMNI Sukabumi Raya, Eriyudin Apriayusmun, mengatakan organisasi alumni GMNI memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah, bukan sekadar menjadi wadah silaturahmi.

Menurut Eriyudin, PA GMNI harus mampu menghadirkan gagasan, masukan, serta rekomendasi strategis yang dapat mendorong lahirnya kebijakan publik yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“PA GMNI Sukabumi siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Kami juga akan menjalankan peran kritis dan konstruktif dalam mengawal setiap kebijakan agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Komitmen tersebut mengemuka dalam momentum pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PA GMNI Jawa Barat dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PA GMNI se-Jawa Barat periode 2026–2031 di Bandung, Sabtu (24/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi mengutus Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Sosial untuk menghadiri pengukuhan pengurus. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap peran organisasi alumni dalam memperkuat kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.

Eriyudin menilai, ke depan PA GMNI Sukabumi perlu memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Namun, kolaborasi itu tidak boleh menghilangkan fungsi organisasi sebagai bagian dari masyarakat sipil yang dapat memberikan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah.

Baginya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, keberpihakan terhadap kepentingan rakyat harus menjadi salah satu tolok ukur dalam mengawal setiap kebijakan.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, PA GMNI Sukabumi diharapkan semakin aktif menyampaikan gagasan dan menjalankan peran pengawasan secara bertanggung jawab.

“Dengan semangat nasionalisme dan kerakyatan, PA GMNI Sukabumi menegaskan kesiapan untuk menjadi mitra pemerintah yang terbuka terhadap kolaborasi, sekaligus tetap kritis dalam memperjuangkan pembangunan yang demokratis, transparan, dan berkeadilan,” tandasnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru