25 Napi Eks Teroris Kembali ke Pangkuan NKRI, Ahmad Tohari: Pancasila dan UUD 45 tidak Bertentangan dengan Islam

Selasa, 9 November 2021 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 25 orang narapidana aksi terorisme, berikrar untuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ikrar janji setia tersebut, mereka ucapkan di bawah sumpah Al-Quran. Acara berlangsung di Aula Lapas Narkotika Gunung Sindur, Selasa (9/11/21).

Kembalinya 25 narapidana ke pangkuan NKRI mendapat apresiasi dari Kalapas Kelas IIB Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Ahmad Tohari. Dia mengatakan, ke-25 orang napi teroris itu telah menanggalkan segala atribut dan simbol pembangkangan terhadap konstitusi Pancasila dan UUD 1945.

“Dengan bersumpah kepada Allah SWT, itu berarti mereka sekarang sudah kembali kepada NKRI dan bertekad akan melindungi segenap tanah air dari aksi-aksi terorisme yang dapat memecahbelah persatuan bangsa,” kata Ahmad Tohari.

Dalam kalimat sumpahnya kata Kalapas, para napi eks teroris itu, untuk melepas baiat-baiat terhadap amir-amir manapun dan amir organisasi jihadis radikal lainnya. Karena sesungguhnya mereka tidak pernah dibaiat maupun berbaiat kepada siapapun.

Berdasarkan kalimat sumpah yang dibacakan secara bersama-sama ungkapnya, mereka mengaku menyesali segala.perbuatan yang telah dilakukan. Ke-25 orang tersebut juga berjanji tidak akan bergabung dengan a1mir teroris lainnya, yang terlibat dan menyetujui aksi teror di dunia ini.

Sumpah dan janji setia yang mereka ucapkan, berdasarkan pada keikhlasan dan kecintaan terhadap NKRI dan bukan karena tekanan maupun paksaan dari pihak manapun. Mereka juga menyatakan bahwa Pancasila dan UUD 1945 sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Islam sebagai sebuah keyakinan hidup yang mereka yakini.

Dalam acara tersebut, ada fenomena yang membuat susana lebih khidmat dan penuh keharuan, saat para napi eks teroris itu, berdiri dengan sikap sempurna sambil tangan menghormat sang merah putih dan menciumnya dengan penuh rasa kehormatan dan kebanggaan.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Tusuk Leher Korban Pakai Obeng
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Tusuk Leher Korban Pakai Obeng

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB