Pergeseran Tanah Sagaranten, Warga Nantikan Bantuan Pemerintah

Kamis, 4 November 2021 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan begitu menantikan bantuan material batu dan bronjong bagi warga terdampak bencana pergeseran tanah yang melanda dua kampung. Lokasi bencana berada di Kampung Cikadu RT. 01/04 dan Kampung Talagahurang, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

“Material yang sangat dibutuhkan saat ini adalah batu dan Bronjong. Agar akses jalan untuk mobilisasi kegiatan warga yang biasa menggunakan rute bisa kembali berjalan normal,” kata Ridwan kepada jurnalsukabumi.com lewat aplikasi perpesanan whatsApp, beberapa waktu lalu.

Akibat bencana alam tersebut, ruas jalan desa sepanjang 500 meter dan lebar 2 meter terputus. Sehingga warga mengalami kesulitan beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena ruas jalan desa itu, begitu vital fungsinya bagi warga setempat.

“Penyebab utama terjadinya musibah ini adalah tingginya curah hujan. Sehingga mengakibatkan jalan bergeser dan terbelah. Saat ini yang bisa lakukan adalah menutup lubang tanah itu dan memperbaiki semampunya sambil menunggu bantuan pemerintah,” ujarnya.

Tidak hanya memutus jalur transportasi kata dia, beberapa rumah warga juga terancam ambruk. Daftar nama warga Kampung Cikadu yang terdampak bencana itu yakni Nuryadin, Otang, Neneng, Rosid, Homi, Alan dan Hj. Pupun. Sementara korban warga Talagahurang yaitu Jahidin dan Rian Hidayat.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

OPINI

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB