Nay Suryana, Pelukis Asal Kebonpedes Hasilkan Lukisan dari Jelaga Asap Lampu Centir

Selasa, 19 Oktober 2021 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seni Melukis merupakan suatu kegiatan yang umum dilakukan dengan menggunakan cat dan kuas di atas kain maupun kertas. Namun beda halnya cara yang dilakukan Nay Suryana yang membuat lukisan menggunakan jelaga asap lampu centir.

Pelukis asal Kampung Selajambu RT 04/01, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi ini sudah menggunakan jelaga asap untuk lukisannya setidaknya lima bulan ini. Dari kecil Nay memang punya bakat melukis.

“Awalnya sih sebelum belajar melukis sejak duduk bangku SMP di Kebonpedes oleh guru seni saya waktu itu, kalau untuk lukisan jelaga awalnya terinspirasi dari pelukis jelaga luar negeri, Steven Spazuk warga negara Perancis. Lalu saya berdiskusi lewat sosial media dan akhirnya saya mencoba sendiri, sempat beberapa kali gagal namun tidak pantang menyerah terus saja saya lebih memperdalaminya dan akhirnya bisa juga,” ujar Suryana kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (18/10/2021).

Meskipun demikian lanjut dia, pembuatan lukisan dengan jelaga asap lampu centir membutuhkan dalam waktu satu hari. DImulai dari membuat sketsa pada media kertas menggunakan pensil lalu sebelum kemudian memanfaatkan asap asap jelaga.

“Pakai asap jelaga supaya menempel pada kertas tersebut. Nah setelah itu, jelaga yang menempel pada kertas di lukis dengan menggunakan kuas, jarum atau bulu ayam sesuai kebutuhan gambar yang dilukis lalu finishing diclearkan menggunakan pernis untuk menahan jelaga tersebut dari air dan suhu,” ucapnya.

Masih kata dia, ada beberapa tokoh yang sudah dilukis dengan memakai asap jelaga dari lampu minyak centir. Diantaranya Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden Joko Widodo.

“Baru dua tokoh, itu bukan pesenan melainkan keinginan sendiri saja. Selain melukis dua tokoh tersebut ada juga lukisan hewan dan lukisan potret teman-teman,” pungkasnya.

Suryana pun berharap agar lukisan yang dibuat dengan jelaga asap lampu centir tersebut dapat berkembang di pelosok negeri Indonesia.

“Mudah-mudahan karya seni ini bisa diterima masyarakat Indonesia agar saya lebih berkembang lagi untuk berkarya,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan
Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:41 WIB

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Berita Terbaru