Gebyar Vaksin Industri, Kadin Pertanyakan Partisipasi BPJS Ketenagakerjaan 

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Kabupaten Sukabumi, Tresna Wijaya kembali mempertanyakan kebijakan dan partisipasi BPJS Ketenagakerjaan terhadap program gebyar vaksin industri.

Pasalanya, ia menilai selama ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi tidak berperan serta dalam program yang menjadikan para pekerja di kalangan industri sebagai sasarannya.

“Seharusnya BPJS Ketenagakerjaan bersama kami bahu-membahu untuk mensukeskan program gebyar vaksin industri ini. Tapi surat permintaan kerja sama dari kami tidak direspon oleh mereka,” ujar Tresna Wijaya kepada wartawan via telepon seluler, Sabtu (16/10/2021).

Bahkan kata dia, yang ada saat ini BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan program vaksinasi langsung ke masyarakat non-industri di beberapa kecamatan yang telah dijadwalkan secara terperinci waktu dan tanggalnya.

“Ada apa ini? Seharusnya BPJS Ketenagakerjaan ikut bersama kami dengan memberikan kontribusi pada program gebyar vaksin industri karena sasarannya adalah nasabah tetap mereka yang setia membayar iuran bulanan,” ujar Tresna.

Berdasarkan jadwal yang disusun BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, vaksinasi tersebut tidak menyentuh kalangan industri secara langsung. BPJS Ketenagakerjaan bekerja dengan unsur pemda yang dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat umum.

“Mengapa kepada kami, BPJS Ketenagakerjaan mengatakan tidak ada anggaran? Sementara dengan lembaga lain tersedia anggaran untuk menyelenggarakan vaksinasi,” tuturnya.

Lanjut Tresna Wijaya, gebyar vaksin industri diselenggarakan langsung di pabrik-pabrik dengan sasaran para pekerja dan masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan industri. Dalam program ini, Kadin Indonesia Kabupaten Sukabumi berhasil mendorong partisipasi para pengusaha untuk ikut membiayai gebyar vaksin industri.

“Melalui program ini kami ikut mendorong penerbitan sertifikasi sehat pelaku industri untuk menghadapi ancaman Covid-19. Kami juga mendukung regulasi sesuai PeduliLindungi yang menjadi syarat mutlak bertahannya eksistensi investasi di daerah dan dunia industri. Imbas dari program ini juga mendukung kelancaran pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dari setiap perusahaan,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Antar Bintang Tamansari Menang, Aksi Kaula dan Sigit Guncang Lapangan Voli Desa Jayanti
Sikapi Polemik BGN, Heri Gunawan: Perbaiki Tata Kelola MBG, Jangan Ambil Langkah Keliru
Pengurus HMI Cabang Sukabumi Resmi Dilantik, Ade Roni Siapkan Program Strategis ke Depan
Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:37 WIB

Antar Bintang Tamansari Menang, Aksi Kaula dan Sigit Guncang Lapangan Voli Desa Jayanti

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:00 WIB

Sikapi Polemik BGN, Heri Gunawan: Perbaiki Tata Kelola MBG, Jangan Ambil Langkah Keliru

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:46 WIB

Pengurus HMI Cabang Sukabumi Resmi Dilantik, Ade Roni Siapkan Program Strategis ke Depan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:43 WIB

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Berita Terbaru