JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi, berencana akan membangun pusat promosi dan pengembangan produk unggulan tempat berhimpunnya para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).
“Kami akan membangun pusat promosi dan pengembangan produk unggulan di Kabupaten Sukabumi tahun depan. Kami gabungkan industri yang membuatnya yakni IKM dengan pusat promosi dan galerinya. Karena industri itu sangat dipengaruhi promosi dan penjualan,” kata Kabid Perindustrian Non Agro, Ujang Zulkipli kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (8/10/21).
Pusat promosi dan perdagangan IKM ujarnya, akan dibangun dalam empat lantai. Lantai kesatu akan digunakan untuk galeri promosi. Lantai kedua untuk market digital sesuai dengan kondisi market saat ini melalui pasar online dan ofline.
Kemudian lantai ketiga untuk penginapan dan pelatihan dan lantai keempat untuk makanan unggulan di Kabupaten Sukabumi.
Sektor industri kata dia, sangat erat kaitannya dengan bidang pariwisata. Pada umumnya, para wisatawan yang tengah berwisata akan mengincar produk-produk unggulan yang berada di tempat-tempat wisata yang mereka kunjungi.
Sesuai dengan visi bupati kata Ujang, ada beberapa variabel yang menjadi kunci atau pegangan dalam tugas – tugas dinas instansi. Salahsatunya adalah mewujudkan masyarakat sukabumi yang religius, inovatif, maju dan sejahtera tahun 2024.
“Kalau saya terjemahkan, inovatif dan maju misi beliau adakah pada misi ekonomi. Dimana misi ekonomi beliau adalah untuk meningkatkan daya saing ekonomi berbasis agro bisnis dan pariwisata. Bicara daya saing ekonomi kita harus mendorong daya saing produk-produk industri kita,” ungkapnya.
Tujuan dibangunnya pusat promosi dan perdagangan lanjut dia, untuk menginformasikan kepada khalayak ramai, bahwa Kabupaten Sukabumi itu punya produk unggulan. Disebut unggulan karena Sukabumi dianugrahi kekayaan alam berupa bahan baku yang melimpah dengan kualitas paling baik di negeri ini.
“Contohnya tanah liat. Bahan tersebut bisa dipakai membuat gerabah,.bata merah dan genting. Ternyata hasil penelitian kita dan data yang kami miliki, tanah liat Kabupaten Sukabumi terbaik di Indonesia dan bisa bertahan dalam temperatur 1.200 derajat celcius,” terangnya.
Contoh daerah yang mengambil banyak keuntungan dari sumber daya alam di Kabupaten Sukabumi adalah Kabupaten Purwakarta. Konon para pengusaha dan pengrajin gerabah di sana bisa meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah dari bisnis pembuatan gerabah.
“Mereka membeli tanah liat Rp1,4 juta per truk tronton. Setelah tanah liat itu diproduksi dan di ekspor, dapat mendatangkan keuntungan ratusan kali lipat,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












