Validasi Data NIK di Sukabumi, Disdukcapil dan Dinkes Teken MoU

Kamis, 30 September 2021 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, resmi teken Memorandum of Understanding (MoU), Rabu (29/09/2021).

Kesepakatan tersebut dalam menyosialisasikan kebijakan penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan kepada seluruh bidan koordinator yang digelar di Gedung Hotel Pangrango Kabupaten Sukabumi.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Iwan Kusdian mengatakan, data merupakan wadah informasi yang penting sebagai bahan pelayanan kepada masyarakat, sehingga pemanfaatan data yang sudah valid ini perlu dilakukan dan terus diupdate.

“Semua aspek layanan yang saat ini diberikan oleh institusi mana pun harus berbasis data Nomer Induk Keluarga (NIK). Kita bersyukur dengan Dinkes bisa bersinergi untuk memanfaatkan data base yang sudah valid ini.” kata Iwan kepada Jurnalsukabumi.com.

Dijelaskan Iwan, kerjasama ini juga dilakukan sebagai bentuk percepatan program vaksinasi dengan menggandeng Dinkes untuk mempermudah persyaratan administrasi bagi masyarakat yang belum mempunyai e-KTP elektronik.

“Ada regulasi yang sangat luar biasa dari Dirjen Disdukcapil terkait dengan pelayanan ini, terdapat kemudahan dari sisi persyaratan, percepatan, pelayanan dan juga gratis. Salah satunya penerbitan akta kelahiran,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kadinkes Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid menambahkan, bentuk kerjasama dengan Disdukcapil ini sangatlah penting dilakukan, terutama untuk menentukan sasaran-sasaran program yang ada pada Dinkes yang berkaitan dengan data NIK.

“Sasaran program yang ada pada Dinkes itu termasuk program kesehatan lingkungan, program standar pelayanan minimal, maupun program yang berkaitan dengan NIK. Baik itu yang masuk kategori Stunting, Gizi buruk serta sepuluh besar penyakit yang ada di Puskesmas,” sabungnya.

Dari semua kegiatan yang dilakukan lanjut Harun, tentunya harus berbasia data. “Dinkes tidak akan bisa bekerja kalau data yang di milikinya tidak valid,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti
DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan
APPMBGI Sukabumi Tegaskan Temuan MBG Bukan Kegagalan, Tapi Proses Pembenahan Sistem
Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda
PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP
Dukung PSN Tol Bocimi Seksi 3, Sinergi CV Alfarizky dan Warga Gunungguruh Tuai Apresiasi
Spirit Palabuhanratu: Mengawal MBG sebagai Jalan Kedaulatan Ekonomi dan Investasi Langit Sukabumi
Sulap Pekarangan Jadi Sumber Pangan, Sukabumi Factory Ajari Warga Bertani

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:23 WIB

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:50 WIB

APPMBGI Sukabumi Tegaskan Temuan MBG Bukan Kegagalan, Tapi Proses Pembenahan Sistem

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:06 WIB

Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:33 WIB

PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:50 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi Seksi 3, Sinergi CV Alfarizky dan Warga Gunungguruh Tuai Apresiasi

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB