Istri Divonis Menderita Kanker, Sopir Bus Ini Minta Uluran Tangan Pemerintah 

Jumat, 17 September 2021 - 21:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Yuni Yusnita (46) warga Kampung Gentong RT. 02/01, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, butuh uluran tangan untuk pengobatan kanker payudara yang dideritanya.

Istri dari Anang Aripin (54) yang merupakan seorang Sopir Bus ini hanya bisa pasrah menghadapi penyakit ganas yang menggerogoti tubuhnya lantaran tidak mampu membayar tunggakan iuran Bpjs Kesehatan.

Suami Yuni, Anang Aripin menceritakan, awalnya hanya terdapat benjolan kecil keras di bagian payudara istrinya. Karena mengeluh hal itu dia pun mengajak ke pengobatan alternatif. Dirasakan tidak ada perkembangan lalu memutuskan dibawa ke rumah sakit.

“Ketauannya pas mendaftar di Rumah Sakit muncul sudah terdaftar sebagai peserta Bpjs Kesehatan. Kagetnya lagi, ada tunggakan sebesar Rp 8,5 juta pokoknya, sedangkan dendanya sekitar Rp3 juta lebih,” kata Anang kepada Jurnalsukabumi.com saat ditemui di kediamannya, Jumat (17/09/2021).

Lebih lanjut Ayah 6 anak ini menuturkan, pilihan terakhirnya yakni mendaftar sebagai pasien tunai di RSUD R. Syamsudin SH. Hingga, usai diperiksa dengan cara bioksi dan dilakukan operasi dengan mengambil sampelnya, dokter memvonis Kanker Payudara.

“Saat itu dari pada harus melunasi tunggakan, mendingan memilih jalur tunai. Setelah menunggu hasil keluar kurang lebih satu bulan, kondisi kesehatannya pun semakin memburuk. Bahkan, virusnya sudah menggrogoti bagian kiri payudaranya istri saya dan semakin membesar,” keluh Anang.

Sopir Bus karyawan perusahaan sepatu Nike di Sukalarang ini mengaku bahwa gajihnya pun tidak cukup untuk pengobatan istrinya, apalagi dengan usia yang sudah tua. Akan tetapi, dirinya terus berupaya untuk bisa mengobati istrinya dengan meminta bantuan kepada pemerintah melalui desa dan Puskesmas agar mendapatkan asuransi kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah.

“Saya berharap kepada pemerintah dan para dermawan memohon dengan sangat agar membantu untuk pembiayaan berobat istrinya,” ucap Anang.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi Cepat 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 September 2026 - 18:07 WIB

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Berita Terbaru