Disnak Kabupaten Sukabumi Sarankan Jual Beli Ternak Via Online

Kamis, 16 September 2021 - 20:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi, menyarankan kepada para pemilik dan penjual hewan ternak untuk menggenjot penjualan dengan sistem online.

Pasalnya, di masa pandemi ini seluruh aktivitas jual beli ternak tidak boleh menabrak aturan Protokol Kesehatan (Prokes) yang menjadi ketetapan pemerintah.

“Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, pemerintah terus mendorong para peternak untuk melakukan transaksi jual beli pada kondisi pandemi ini melalui sistem online,” kata Sekretaris Disnak Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (16/9/21).

Seperti diketahui kata dia, Pandemi Covid-19 terlalu berisiko untuk bertransaksi secara tatap muka. Karena di lokasi tersebut, biasanya dijadikan tempat berkumpul antara dua pihak yang saling berkepentingan dalam bisnis itu. Dampak yang paling dirasakan oleh para peternak adalah semakin menurunnya angka penjualan.

“Pemasaran dan interaksi sosial dengan sesama peternak menjadi salah satu kunci persolannya. Sesama pedagang harus menjaga social distancing untuk menghindari kontak erat yang menjadi salahsatu pemicu penyebaran Covid-19. Di sisi lain, pedagang merugi karena merosotnya angka penjualan,” katanya.

Untuk membantu mengurangi beban para peternak di masa pandemi ini ujarnya, Disnak Kabupaten Sukabumi melaksanakan beberapa kegiatan salah satunya pemeriksaan kesehatan hewan dan pengobatan gratis berupa pemberian vitamin dan obat cacing.

“Pengobatan kami lakukan di sentra-sentra pengembangan sapi, domba dan kambing. Kami lakukan ini di Kecamatan Sukalarang, Sukaraja, Kalapanunggal, Surade, Jampangkulon dan Ciracap. Untuk membantu pemasaran,.Pasar Hewan Bojongkokosan masih tetap membuka lapak dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” tutup Asep.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda
Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers DigitalĀ 
DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan
Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers

Minggu, 27 September 2026 - 06:48 WIB

Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Sabtu, 26 September 2026 - 18:56 WIB

Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers DigitalĀ 

Jumat, 25 September 2026 - 20:49 WIB

DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan

Berita Terbaru