JURNALSUKABUMI.COM – Dinas kesehatan kabupaten Sukabumi mengakui percepatan vaksinasi covid-19 belum sepenuhnya memenuhi target yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Hal itu dikarenakan, sasaran atau orang yang akan divaksin di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 10 persen, dari total 80 persen yang ditargetkan.
“Jawa Barat mempunyai program 37 juta vaksin sampai dengan bulan Desember 2021. Dalam kurun waktu 120 hari, Sukabumi harus divaksin sekitar 35 ribuan sampai desember tahun ini,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (8/9/21).
Agar mencapai target, kata Andi, seharusnya vaksinasi bagi masyarakat umum itu sehari harus 35 ribu. Namun hingga saat ini hanya bisa memenuhi 3 ribu dosis dalam kurun satu minggu.
“Untuk vaksinasi di Kabupaten Sukabumi baru sampai 400 ribuan dosis satu dan untuk dosis ke-dua sekitar 200 ribu,” terangnya.
Oleh sebab itu, dinas kesehatan beserta instasi lain akan terus menggenjot percepatan vaksinasi agar dapat membangun kekebalan di tubuh masing-masing sehingga disaat nanti covid-19 masuk pun sudah terorganisir oleh vaksin tersebut.
“Upaya terakhir pemerintah dalam melawan covid-19 sala satunya dengan vaksin, karena vaksin itu mengenalkan diri ke virus, jadi tidak menyerang kita karna sudah ada di tubuh kita,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












